Find Us On Social Media :
Jenderal Iran Bukan Sasaran Utama ()

Intel Israel Bantu Amerika Serikat dalam Pembunuhan Jenderal Iran

Kumairoh - Selasa, 14 Januari 2020 | 10:34 WIB

Sonora.ID - Jenderal Iran, Soleimani telah meninggal beberapa waktu lalu di tengah panasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS).

Melansir NBC News, Intelijen AS sudah mengetahui pesawat Aibur A320 milik maskapai Suriah Cham Wings Airlines yang ditumpangi Soleimani telah mendarat.

Informasi yang berisi lokasi dan jam mendarat sudah diketahui sebelumnya oleh pihak AS.

Baca Juga: Konflik Iran Vs AS Memanas, Kemenlu Diminta Persiapkan Evakuasi WNI

Berbekal pengetahuan itu, Intelijen Israel kemudian menginformasi yang dipunyai AS dan berujung pada serangan yang menewaskan jenderal Iran tersebut.

Kemudian Washington memberi tahu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu terkait kebijakan mereka untuk melangsungkan serangan.

Karena sudah mengetahui apa yang terjadi, netanyahu sempat menyataka "kejadian yang sangat dramatis akan terjadi di Timur Tengah". Ia mengungkapkan hal itu sebelum bertolak ke Yunani.

Baca Juga: Tabrak Gedung, Pesawat Berisi 100 Penumpang Jatuh di Kazakhstan

"Kita tahu kawasan kita ini panas. Bakal terjadi kejadian sangat dramatis," kata Netanyahu di Bandara Ben Gurion sesuai dikutip The Times of Israel.

Belajar dari insiden tersebut, pihaknya akan meningkatkan keamanan dan lebih waspada serta mendiskusikannya dengan AS.