Find Us On Social Media :
Impor di Sumut alami penurunan (Sonora Medan)

Aktivitas Impor Turun, Industri di Sumut Terganggu Bahan Baku

Wahyuni - Rabu, 22 April 2020 | 11:07 WIB

Medan, Sonora.ID - Akibat pandemi Covid-19 yang melanda negara tujuan impor, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat angka impor ke Sumatra Utara dasar CIF (cost, insurance & freight) sejak Februari 2020 mengalami penurunan.

Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi mengatakan, sejumlah barang yang mengalami penurunan paling besar adalah komoditas untuk kebutuhan industri.

Ini terjadi karena negara berbagai negara tujuan melakukan pengurangan aktifitas muat barang dan kebijakan lockdown untuk menekan penyebaran wabah virus.

Baca Juga: Sedihnya Erick Thohir Saat Tahu Negara Sebesar Indonesia 90 Persen Impor Bahan Baku Obat & Alat Kesehatan

Sejumlah barang yang paling besar mengalami penurunan impor yaitu jenis barang modal turun sebesar 54,93 persen, bahan baku/penolong turun sebesar 9,64 persen dan barang konsumsi turun sebesar 27,77 persen.

Sehingga tercatat pada Februari Impor Sumut turun 18,77 persen atau hanya 317,88 juta Dollar Amerika, dibandingkan Januari 2020 yang mencapai 391,34 juta Dollar Amerika.

Adapun negara tujuan import terbesar masih berasal dari Malaysia mencapai 62,24 juta dengan perannya mencapai 19,58 persen dari total impor Sumatera Utara, diikuti Tiongkok sebesar 61,45 juta Dollar Amerika (19,33%) dan Australia sebesar 24,93 juta Dollar Amerika (7,84%).