Find Us On Social Media :
Deputi VII BIN Wawan Purwanto (Tribunnews.Com)

Wawan Purwanto : Akhir 2020 Obat Covid-19 Digunakan Massal

Jumar Sudiyana - Selasa, 18 Agustus 2020 | 10:11 WIB

Jakarta, Sonora.id - Kabar baik datang dari hasil penelitian Badan Intelijen Negara (BIN), Universitas Airlangga (Unair), TNI AD dan Polri. Obat Virus Korona atau Covid19 hasil temuan kerjasama antara BIN dan Unair tinggal menunggu izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM ).

Deputi VII Badan Intelijen Negara Wawan Purwanto yang diwawancara Radio Sonora, Selasa (18/8/2020) pagi mengatakan awal mula penelitian obat ini berawal pada Desember 2019 pada saat Wabah Pandemi Covid-19 merebak di Wuhan Tiongkok, BIN langsung berkoordinasi dengan Kementrian Kesehatan dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo.

Setelah melaporkan hasil pertemuan ke Presiden Joko Widodo dan mendapatkan arahan untuk mengambil langkah-langkah strategis untuk mengembangkan obat Covid-19. BIN mengumpulkan para pakar virus di Indonesia dari berbagai rumah sakit, laboratorium dan akademisi.

"Dari hasil pertemuan dengan para pakar tersebut, pihak Peneliti Unair dengan cepat mendapatkan hasil temuan dengan 5 kombinasi obat yang dapat menyembuhkan pasien Covid19 dalam tempo 24 jam, 48 jam hingga 72 jam" ujar Wawan.

 

Wawan menambahkan obat covid-19 hasil temuan TNI AD, BIN dan Unair tersebut selanjutnya di laporkan ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan selanjutnya dilakukan uji klinis. Obat kemudian di uji klinis ke pasien-pasien klinik BIN, Unair, Rumah Sakit luar kota dan Sekolah Calon Perwira di Cimahi, Bandung, Jawa Barat.

" Obat ini merupakan hasil uji klinis ketiga dan telah diuji coba kepada 1.308 orang pasien positif virus corona di Secapa AD, Jawa Barat. Dari hasil penelitian itu, sebanyak 85 persen pasien dinyatakan sembuh " tambah pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah.

Wawan mengklaim, obat Covid-19 tersebut sudah final dan saat ini berada di bawah kendali BPOM untuk langkah selanjutnya. Dia juga optimis selambat-lambatnya akhir tahun 2020 obat Covid-19 sudah dapat digunakan untuk mengobati pasien.

"Optimis dalam waktu 2 bulan ini obat sudah bisa dikonsumsi untuk menyembuhkan pasien covid-19 di Indonesia" tambah Wawan.

Sementara itu menyikapi banyaknya pihak yang meragukan validitas obat Covid-19 hasil penelitian TNI AD, BIN dan Unair Wawan mengaku hal biasa terjadinya silang pendapat dan pro kontra, karena obat ini memang belum ada yang berhasil menemukannya di dunia.