Find Us On Social Media :
Kepala Perpusnas Muhamad Syarif Bando meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Merauke, Papua (Dok Perpusnas)

Gedung Fasilitas Perpustakaan Daerah Merauke Resmi Beroperasi

Jumar Sudiyana - Selasa, 27 Oktober 2020 | 13:15 WIB

SONORA.ID - Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando mengatakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa pada periode pembangunan saat ini adalah fokus pada pembangunan SDM yang unggul. 

Hal itu disampaikan Kepala Perpustakaan Nasional Muhamad Syarif Bando saat meresmikan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Merauke, Propinsi Papua Selasa, (27/10/20). 
 
Menurut Syarif saat ini fokus pembangunan bukan lagi kepada sektor infrastruktur. Namun lebih fokus penciptaan sumber daya manusia unggul salah satunya bisa dicapai dengan mereformasi paradigma perpustakaan. 
 
"Tranformasi perpustakaan mengajak perpustakaan tidak lagi berkutat pada aspek mengelola buku tetapi sudah mengelola pengetahuan. Perpustakaan harus turun ke masyarakat, melihat potensi sumber daya alam dan kemampuan sehingga berdampak pada perbaikan keekonomian serta kesejahteraan masyarakat, " terang Syarif.
 
Kehadiran perpustakaan lewat program transformasi perpustakaan berdampak membantu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Selain itu masyarakat yang termarginalkan dengan proses pendampingan intensif berhasil memaksimalkan potensi yang dimiliki dan berhasil menciptakan kreasi baru yang bernilai jual. 
 
"Pentingnya membangun kualitas SDM untuk meningkatkan kesejahteraan. Ilmu bukan sekedar dari ruang kelas ataupun kelas doktoral, tetapi lebih banyak diperoleh dari pengalaman," tegas Syarif Bando. 
 
Pembangunan gedung Perpustakaan Daeran Merauke yang memakan waktu pengerjaan 194 hari dan selesai pada Oktober 2020, menggunakan bantuan dari pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp9,2 miliar. 
 
Gedung baru yang berdiri diatas lahan seluas 2.977 meter persegi diharapkan menjadi sentra pembangunan SDM Kab. Merauke yang unggul, cerdas, dan bermartabat. Kelebihan gedung ini dapat melakukan pengisian pendaftaran pengunjung secara digital.
 
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Ruslan Ramli mengatakan era globalisasi kemajuan teknologi telah menyebabkan interaksi antarbangsa tidak terbatas ruang waktu. Sehingga ilmu pengetahuan saat ini banyak dipenuhi konsep-konsep kanal yang terus diperbaharui. 
 
"Demikian dengan perpustakaan yang diharapkan terus berinovasi dalam teknologi. Perpustakaan sudah berkembang pesat mengembangkan format digital dan jaringan internet agar akses pengetahuan lebih mudah dan cepat," kata Ruslan Ramli.
 
Ruslan Ramli mengapresiasi peresmian gedung fasilitas layanan perpustakaan karena ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat, untuk mendukung literasi di wilayah paling ujung timur Indonesia.
 
"Kami berharap pembangunan tidak berhenti dengan selesainya pembangunan tetapi terus berkelanjutan mendukung teknologi informasi, seperti akses pengadaan buku elektronik (e-book) agar manfaat yang dirasakan masyarakat secara luas," tambah Rusli.
 
Fasilitas layanan perpustakaan memiliki luas bangunan 821,5 meter dengan dua lantai, diantaranya ruang informasi dan lobby, ruang literasi, ruang miniatur Merauke, ruang baca, koleksi PAUD dan TK, ruang pengelolaan server/data, multimedia, dan auditorium. 
 
Perpusnas juga memberikan bantuan 2 unit mobil perpustakaan keliling untuk melayani masyarakat Kabipaten Merauke dan Propinsi Papua.