Find Us On Social Media :
Ilustrasi tempat tidur pasien Covid-19 ((Dok. RS Universitas Indonesia) via kompas.com)

Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 Mengkhawatirkan, Wagub DKI: 27-30% Digunakan Warga Non Jakarta

Lia Muspiroh - Senin, 18 Januari 2021 | 16:25 WIB

Sonora.ID - Pada Minggu 17 Januari 2021 penambahan kasus positif covid-19 di DKI Jakarta sebanyak 3,395 kasus, menjadi daerah dengan penambahan kasus terbanyak dari daerah lainnya pada hari kemarin. Sementara itu keterisian tempat tidur rumah sakit sangat mengkhawatirkan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Pemprov DKI memiliki 101 RS rujukan covid dan 82 laboratorium berupaya memastikan sarana prasarana dan SDM untuk memberikan pelayanan.

Riza menyebut salah satu tingginya okupansi atau penggunaan tempat tidur rumah sakit karena 27-30 % berasal dari warga non Jakarta.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Balikpapan Bubarkan Resepsi Pernikahan di Masa PPKM

“Namun demikian tingginya okupansi disebabkan beberapa hal. diantaranya yang kami layani tidak kurang dari 27 sampai 30 persen warga non jakarta. Jadi kami tidak memilah milah warga siapapun yang sakit, sering kami terima telepon dan sebagainya warga di luar jakarta masuk ke jakarta, kami terima dengan baik, kami layani sebaik mungkin,” kara Riza.

Lebih lanjut, Riza mengatakan terus meningkatkan koordinasi dengan daerah-daerah penyangga untuk meningkatkan berbagai fasilitas termasuk RS rujukan. Sehingga nanti warga dari luar Jakarta tidak ke Jakarta, tapi bisa ditampung dengan baik dan dilayani di RS daerah penyangga.

Dengan demikian Riza berharap keterisian tempat tidur dan ruang ICU di Jakarta akan menurun.

Baca Juga: Pengungsi Gempa Sulbar Masuk Makassar, Rudy: Perlu di Rapid Antigen Covid-19