Find Us On Social Media :
Bisnis ternak lele di Kudus, Jawa Tengah. (Tribunnews.com)

Ternak Lele, Opsi UMKM yang Berpotensi Untung di Tengah Pandemi

Jati Sasongko - Sabtu, 6 Februari 2021 | 20:05 WIB

Palembang, Sonora.ID – Di tengah pandemi yang masih berlangsung banyak usaha usaha retail menengah hingga besar, khususnya di perkotaan yang gulung tikar, namun tidak halnya dengan UMKM, terutama yang berada di pinggiran atau di perumahan.

Ketua Umum Perjuangan Wirausaha Nusantara, Ihsan Andrianto dalam acara Live Talkshow (5/2/2021) mengatakan bahwa salah satu UMKM yang cukup besar potensinya di Sumatera Selatan adalah peternakan lele, menurutnya kebutuhan akan ikan lele di Palembang mencapai tiga puluh ribu ton per hari.

“Data di pasar induk Jakabaring, sehari ada tiga puluh ribu ton, jumlah tersebut banyak di datangkan dari luar Sumsel seperti Jambi dan Lampung, beternak lele sekarang bisa dipekarangan rumah, anggota kita ada yang siap mengedukasi bagaimana budidayanya, dan mereka juga siap menampung hasilnya, ini peluang besar,” ujarnya.

Baca Juga: Bisnis Mudah dan Cepat Datangkan Cuan? Ternak Lele Jawabannya!

Ia menambahkan pasar UMKM Sumsel tidak hanya nasional, tetapi juga internasional.

“Ada beberapa anggota komunitas kita, berada di Hongkong, menjadi TKI, mereka sering minta dikirim makanan khas nusantara seperti rendang, empek–empek, UMKM go global,” ungkapnya.

Ia menjelaskan UMKM memeliki arti luas bisa bergerak dibidang pertanianm peternakan, sandang pangan, fashion ataupun kuliner, dirinya bersama rekan rekan mendirikan komunitas Perjuangan Wirausaha Nusantara ingin menjadikan UMKM motor penggerak ekonomi.

Perhimpunan ini berdiri 2 Desember 2020, dan sudah memiliki SK Kemenkumham, organisasi ini bergerak dibidang soisal budaya UMKM, anggota kami, saat ini berjumlah 50 ribu orang, apresiasi pemerintah sekarang sudah baik, tinggal bagaimana memanfaatkan peluang yang ada. Komunitas ini juga memberikan edukasi kepada anggotanya baik mengenai legalitas usaha, maupun cara mengelola produk agar memiliki nilai jual,” pukasnya.