Find Us On Social Media :
Salah satu kafe ditertibkan saat penerapan PPKM pertama (Smart FM / Jumahuddin)

Lagi, PPKM Banjarmasin Bakal Diperpanjang. Skalanya Turun ke Tingkat Kelurahan

Jumahudin - Senin, 8 Februari 2021 | 13:35 WIB

 

Banjarmasin, Sonora.ID - Belum juga selesai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, Wali Kota, Ibnu Sina sudah memiliki rencana untuk menyambung kembali.

 

Sebelumnya, PPKM di kota Banjarmasin mengalami perpanjangan sejak tanggal 2 Februari sampai dengan 9 Februari 2021. Meskipun Presiden, Joko Widodo telah menyatakan PPKM dianggap tidak efektif menekan angka penularan CoVID-19.

 

Hal itu dilakukan menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Nomor 3 Tahun 2021 terkait penanganan virus corona.

 

Beleid tersebut mengatur soal PPKM berskala mikro, yang akan dilakukan mulai tanggal 9 Februari hingga 22 Februari mendatang.

 

"PPKM akan kita sambung lagi. Sesuai Instruksi Menteri dua pekan ke depan," ucap Ibnu saat ditemui Smart FM Banjarmasin, Senin (08/02) siang.

 

Menurut Ibnu, perpanjangan PPKM kali ini juga mempertimbangkan adanya beberapa kelurahan yang mengalami peningkatan kasus. Sebut saja salah satunya di wilayah Banjarmasin Utara.

 

"Kita lihat ada peningkatan kasus aktif, sehingga harus segera diantisipasi. Karena kalau tidak dikhawatirkan akan terjadi peningkatan kasus," tambahnya lagi.

 

Lantas, seperti apakah yang dimaksud dengan PPKM Mikro?

 

Ibnu menjelaskan, penerapan PPKM mikro akan dijalankan sama seperti Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK), yang pernah dijalankan di beberapa kelurahan.

 

"Tidak akan mengikuti daerah lain yang melakukan lockdown. Penerapannya akan kita turunkan ke skala kelurahan," pungkasnya.

 

Ibnu mengklaim, bahwa penerapan PPKM yang sudah dua kali mengalami perpanjangan dianggap cukup efektif. Pelaku usaha juga diklaim, sudah cukup taat untuk tutup pada pukul 22.00 Wita. 

 

"Aparat juga rutin melakukan patroli setiap malam. Intinya kita ingin menghindari kerumunan," tutupnya.

 

Meminjam data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, kasus aktif CoVID-19 di Banjarmasin tertanggal 7 Februari 2021 pukul 16.00 Wita berjumlah 373 orang.

 

Jumlah tersebut terdiri dari 120 orang dalam isolasi mandiri, 0 kasus isolasi khusus dan 253 menjalani isolasi di Rumah Sakit.

 

Data diatas mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan satu hari sebelumnya, yang kasus aktifnya berjumlah 354 orang.