Find Us On Social Media :
Dr. Cecilia Martinely Putri dari IDI Palembang dalam acara Bincang Dokter (Sonora FM Palembang)

Sepuluh Hari Pertama Adalah Masa Kritis dari Pasien yang Isolasi Mandiri

Jati Sasongko - Selasa, 16 Maret 2021 | 16:45 WIB

Palembang, Sonora.ID - Dr. Cecilia Martinely Putri dari IDI Palembang dalam acara Bincang Dokter (15/03/2021) menjelaskan bahwa sesorang yang menjalani isolasi mandiri, fase terpentingnya adalah sepuluh hari pertama.

Hal itu karena dimasa tersebut merupakan masa dimana pasien bisa menularkan ke orang lain.

“Sesuai permenkes yang baru, sepuluh hari pertama adalah masa infeksius, bisa menularkan ke yang lain. Sekarang tes swab tidak harus menunggu negative, pasien Covid-19 baru dinyatakan sembuh, bisa saja berbulan bulan tetap positif. Jadi sepuluh hari isolasi ditambah tiga hari tidak ada gejala ispa, seperti demam, batuk dan pilek. Kalau dulu mesti nunggu negative dulu, sekarang tidak,” ujarnya.

Ia menambahkan saat menjalani isolasi mandiri sebaiknya pasien harus benar benar sendiri.

Baca Juga: Pemeriksaan Covid-19 Positif? Jangan Panik, Segera Lakukan Langkah Ini

Namun jika bila tidak bisa, maka harus menjaga jarak dan memakai masker, selain itu alat makan mereka sebaiknya dipisah dan di bilas dengan air hangat, serta dicuci.

“Kebersihan yang utama,” ungkapnya.

Dr. Cecilia menjelaskan pengobatan pasien Covid-19 adalah dengan pemberian antivirus ditambah vitamin dan beberapa obat – obatan untuk mengurangi gejala yang ada.

“Obat spesifik memang belum ada, pasien diberi antivirus dan vitamin untuk menambah imun tubuh. Kalau ada gejala demam kita beri obat anti demam, batuk juga kita kasih obat batuk, menyesuaikan gejala apa yang timbul. Saat ini sudah ada varian baru virus corona B117 dari Inggris dan B1351 dari Brasil. Sampai saat ini, Vaksin sinovac masih cukup efektif menangkal ke dua varian ini, tidak udah khawatir,” ujarnya.

Baca Juga: Kondisi Ashanty Drop Akibat Covid-19, Anang: 24 Jam Pantau Sang Istri