Find Us On Social Media :
Sayur Merica ala Rembang, Menambah Pengalaman Eksplor Kuliner (Humas Jateng)

Sayur Merica ala Rembang, Menambah Pengalaman Eksplor Kuliner

Gracella Christine - Kamis, 25 Maret 2021 | 18:50 WIB

Semarang, Sonora.ID - Rembang adalah kota yang berada di garis pantura dan pastinya sebagai kota terletak di pesisir. Daerah pesisir pasti terkenal akan makanan olahan hasil laut setempatnya, dan kota ini terkenal akan Kelo Mrico sebagai kuliner khasnya.

Namanya yang tidak familiar membuat orang banyak penasaran dengannya terutama wisatawan yang dari luar kota.

Sayur merica atau dalam bahasa jawa dikenal Kelo Mrico adalah jenis makanan kuah yang berisi ikan dukang atau sembilang segar yang pengelolaanya biasanya ikannya direbus terlebih dahulu lalu menambahkan bumbu rempahnya. Terlihat simple bukan?

Baca Juga: Destinasi Baru, Nikmati Nyore Di Pantai Watu Gajah Kabupaten Rembang

Tetapi yang membuatnya kuliner ini beda adalah dengan menjadikan merica sebagai bumbu yang paling dominan setelah semua bumbu sudah dimasukan, membuat aroma semakin sedap, wangi dan pedas.

Kelo merupakan bahasa jawanya yang artinya sayur, sedangkan merico adalah merica atau lada. Sayur identik dengan makanan yang berkuah.

Sayur yang biasanya ditambahkan didalamnya biasanya memakai kerai, timun, pepaya muda. Kuliner ini tidak ditambahkan santan dalam proses masaknya sehingga aman untuk dikonsumsi bagi penderita kolestrol tinggi.

Makanan kuah ini sangat nikmat disantap saat makan siang dan ditemani gorengan. Untuk mencicipi Kelo Mrico, pengunjung dapat menikmatinya di jalan Pemuda, Rambut Malang, Leteh, Rembang, milik Bu Warsih yang selalu antri pengunjung, harga per porsi biasanya di kisaran Rp 10.000 sampai 20.000, tergantung dari ukuran ikannya.

Baca Juga: Seluruh Warga Desa di Purbalingga Harus Diisolasi Setelah Besuk Pasien Covid-19