Find Us On Social Media :
Angka kematian Covid-19 Banjarmasin meningkat (Kompas.Com)

Angka Kematian Covid-19 Banjarmasin Tinggi, Case Fatality Rate Sejajar Ketentuan WHO

Jumahudin - Kamis, 29 Juli 2021 | 11:45 WIB

Banjarmasin, Sonora.ID - Angka kematian Covid-19 di Banjarmasin semakin memperthatinkan. Terbukti dari 211 angka kematian pada 1 Juli 2021 lalu, sekarang (28/07) tercatat sudah ada 233 orang yang meninggal akibat terpapar Covid-19.

Artinya, dalam kurun waktu hampir satu bulan, terjadi penambahan angka kasus kematian di Ibu Kota Provinsi ini sebanyak 22 orang.

"Kita akui bahwa penambahan kasus ini cukup signifikan. Bahkan angka positifnya saja sudah tembus 1.500 kasus," ucap Machli Riyadi, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, saat dikonfirmasi Smart FM Banjarmasin, di ruang kerjanya, Kamis (29/07) pagi.

Machli meyakini, bahwa angka kematian ini tidak semuanya terdata. Pasalnya masih ada rumah sakit yang tidak melaporkan kasus kematian kepada pihaknya.

Baca Juga: Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat di Sulsel, Ini Penyebabnya

"Kami imbau setiap Fasyankes dan RS  yang direkomendasikan melayani Covid-19 untuk lebih disiplin menyampaikan laporan, ketika ada kasus kematian. Sehingga kami lebih mudah menentukan case fatality rate," tambahnya.

Ia menerangkan, saat ini case fatality rate di Banjarmasin berada diangka 2 persen. Atau sejajar dengan ketentuan WHO. Kondisi ini dikarenakan, seiring dengan meningkatnya kasus di Banjarmasin.

"Tentu kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menurunkan level ini. Satu tingkat saja ke Level III. Kalau bisa mengendalikan angka perawatan perminggunya tidak lebih 30 kasus, Insyallah ini bisa kita turunkan. Selain BOR nya yang turunkan," tuntasnya.

Baca Juga: Cetak Angka Kematian Tinggi, Waspadai Gejala Jamur Hitam dan Lakukan Pencegahannya