Find Us On Social Media :
Petugas PLN mengecek kondisi sambungan listrik di Lapas dan Rutan sebagai langkah mitigasi mencegah resiko kebakaran (Kanwil Kemenkumham Sulsel)

Lapas dan Rutan di Sulsel Libatkan PLN dan Damkar Mitigasi Resiko Kebakaran

Dian Mega Safitri - Minggu, 12 September 2021 | 18:55 WIB

Makassar, Sonora.ID - Sebanyak 9 Lapas,15 Rutan dan 2 Bapas di Sulsel melibatkan PLN serta pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) sebagai langkah mitigasi resiko kebakaran di Lapas dan Rutan.

Hal itu sesuai instruksi Sekjen kemenkumham, Dirjen Pemasyarakatan dan Kakanwil Kemenkumham Sulsel.

Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulsel, Rahnianto mengatakan, upaya yang dilakukan oleh para Kalapas dan KaRutan adalah mendatangkan petugas PLN untuk mengecek instalasi jaringan listrik di dalam lapas.

"Sementara koordinasi dengan pihak Damkar yakni terkait alat pemadam api ringan (APAR) yang ada dilapas dan prosedur/tata cara pemadaman jika terjadi kebakaran," ujar Rahnianto di Makassar, Minggu (12/9/21).

Baca Juga: Polisi : Ada Indikasi Kelalaian, Polri dalami Pihak yang Bertanggung Jawab dalam Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten

Terpisah, Kakanwil Kemenkumham Sulsel Harun Sulianto berterima kasih kepada pihak PLN dan Damkar kabupaten/kota di Sulsel yang dengan cepat melakukan upaya mitigasi kebakaran.

”Kami sudah instruksikan para Kalapas dan Karutan agar terus koordinasi dengan pimpinan PLN dan Damkar setempat serta memasang nomor telepon darurat kebakaran pada ruang regu pengamanan," kata Harun.

Menurut Harun, dari laporan yang diterimanya, ada beberapa Lapas/Rutan  yang petugas dan WBPnya sudah dilatih memadamkan api oleh petugas damkar. Pelatihan ini akan dilakukan di semua lapas/rutan.

Sementara, Kepala Rutan Makassar, Sulistiadi mengatakan, pihaknya kini telah memiliki alat pemadam api ringan berupa fireblock P4.

Cara kerjanya, Fireblock dilempar ke titik api lalu akan meledak dan mengeluarkan cairan kimia yang memadamkan api.

"Fireblock tidak membutuhkan perawatan dan isi ulang. Bahan yang terkandung di dalam Fireblock dijamin aman untuk pemakainya dan lingkungan sekitar," imbuh Sulistiadi.