Find Us On Social Media :
Kepala Cabang PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Bandung, Anthony Martanu (kiri) di acara Media Outlook 2022 "Peluang Harga Emas Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi" di Bandung, Rabu (12/1/2022) (Gun)

Terbang Tinggi! Jelang Imlek 2022, Harga Emas Diperkirakan Naik

Indra Gunawan - Rabu, 12 Januari 2022 | 17:35 WIB
 
Bandung, Sonora.ID - Menjelang Tahun Baru Imlek 2022, banyak orang berharap mendapatkan sejumlah keberuntungan, salah satunya dari perdagangan berjangka seperti emas yang diprediksi harganya akan mengalami kenaikan.
 
"Hari Raya Imlek yang jatuh pada 1 Februari 2022 membangkitkan ekspektasi terhadap kenaikkan harga emas, selain karena permintaan emas yang tinggi di Tiongkok, peningkatan kasus varian Covid Omicron ditambah dengan tren suku bunga rill di Amerika Serikat yang rendah hingga saat ini, akan mendorong harga emas terus meningkat meski di tengah berbagai tekanan," ucap Kepala Cabang PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Bandung, Anthony Martanu kepada Sonora Bandung, Rabu (12/1/2022).
 
"Sebenarnya para investor tidak perlu khawatir dengan penurunan atau kenaikkan harga emas saat ini. Karena pada perdagangan berjangka setiap investor memiliki peluang yang sama, baik saat harga sedang bullish maupun bearish," ucap Anthony. 
 
Namun demikian, lanjut Anthoy, pada kuartal kedua tahun ini harga emas diperkirakan cenderung stagnan sejalan dengan pengetatan kebijakan moneter di Amerika Serikat untuk mengamankan nilai tukar mata uang dan suku bunganya.
 
“Tapi yang jelas emas masih sangat layak di koleksi di tahun ini,” katanya.
 
Baca Juga: Angin Segar... Harga Emas Hari Ini Turun! Cek Selengkapnya di Sini
 
Diketahui, pada tahun 2021 lalu, harga emas ditutup di level $ 1.829/toz.
 
Sepanjang tahun lalu, harga emas turun 3,6 persen, karena optimisme terhadap pemulihan ekonomi global yang mendorong para investor mengalihkan portfolio investasi ke aset berisiko daripada aset safe haven seperti emas.
 
"Harga emas tertinggi tahun 2021 menyentuh angka di level US$ 1.959/toz pada 6 Januari 2021, dan nilai terendahnya pada 8 Maret 2021 di angka US$ 1.676/toz," ungkap Anthony.
 
"Di awal tahun 2022, harga emas turun hingga ke level $1.789/toz. Namun jelang imlek, harga emas diprediksi mengalami kenaikan hingga menyentuh level $1.850/toz," imbuhnya.
 
Sementara itu, Wakil Pialang Berjangka dan Analis RFB Bandung Eli Nurcahyati mengatakan, Imlek menjadi momentum yang sangat baik bagi para investor untuk membeli emas.
 
"Kami merekomendasikan kepada para investor untuk melakukan aksi beli emas di momen Imlek nanti, karena kami sangat optimis dengan beberapa fundamental yang ada di tahun ini yang akan mendorong harga emas kembali naik," kata Eli.
 
"Secara analisis melalui grafiknya harga emas sampai saat ini masih di atas harga rata-ratanya, jadi strateginya masih buy atau beli," pungkasnya.
 
Baca Juga: Dampak Pemilu Amerika Serikat, Emas Diprediksi Tembus US$2000/Troy Ounce