Find Us On Social Media :
Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (YDKK) pada Sabtu (15/1/2022). YDKK memberikan bantuan sebanyak 50 paket berupa sembako bagi warga Dusun Tetep RT 006 RW 003, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo. Serah terima simbolis bantuan diwakilkan oleh Ketua RT 006 Muhamat Rahmatyadi dan perwakilan Forum Komunikasi Daerah (FKD) Kompas Gramedia Semarang Gregorius Magnus Finesso. (Corcom KG)

Uluran Tangan Pembaca Kompas Terhadap Masyarakat di Pinggiran Kota Salatiga

Jumar Sudiyana - Senin, 17 Januari 2022 | 10:57 WIB

Salatiga, Sonora.Id - Masyarakat kurang mampu di Salatiga, Jawa Tengah menerima bantuan dari para pembaca Harian kompas yang disalurkan oleh Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (YDKK) pada Sabtu (15/1/2022). YDKK memberikan bantuan sebanyak 50 paket berupa sembako bagi warga Dusun Tetep RT 006 RW 003, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh  perwakilan Forum Komunikasi Daerah (FKD) Kompas Gramedia Semarang Gregorius Magnus Finesso, diterima oleh Ketua RT 006 Muhamat Rahmatyadi. 

Saluran bantuan YDKK untuk masyarakat menengah ke bawah di wilayah pinggiran Kota Salatiga berasal dari himpunan donasi pembaca Harian Kompas. Penyerahan bantuan berlokasi di dekat perbatasan Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Paket bantuan yang berisikan beras, minyak goreng, tepung terigu, vitamin, dan masker ini ditujukan untuk membantu warga yang terkena dampak ekonomi selama pandemi.

Perwakilan FKD Kompas Gramedia Semarang Gregorius Magnus Finesso mengatakan, “Bantuan dari DKK semaksimal mungkin diprioritaskan bagi kelompok warga yang sangat terdampak dan belum banyak diperhatikan. Selama masa pandemi ini, di wilayah Jateng dan DIY, ada ribuan paket bantuan yang disalurkan, di antaranya kepada kelompok nelayan, kaum miskin kota, korban bencana alam, buruh gendong pasar, dan penyandang difabel,” tuturnya.

Bantuan ini ditujukan kepada masyarakat warga Dusun Tetep dengan mayoritas bermata pencaharian sebagai buruh harian lepas dan petani ladang, yang mana mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dikarenakan kondisi kenaikan harga barang pokok. Pendapatan yang diterima oleh warga masih dibawah rata-rata, sehingga warga kerap mengandalkan hasil kebun masing-masing untuk memenuhi kebutuhan pokok. 

Ketua RT 006 Rahmatyadi turut menyampaikan, “Sebagian besar warga di sini petani tegalan dan buruh lepas. Jika tidak ada pandemi, banyak warga merantau ke kota, seperti Semarang. Namun, sejak pandemi melanda, tak ada lagi pekerjaan bagi mereka.”

“Bantuan ini akan disalurkan seadil-adilnya dan kami yakin akan sangat berguna bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Bantuan dari YDKK berasal dari donasi Pembaca Harian Kompas yang diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Hingga saat ini, YDKK telah menyalurkan bantuan sembako ke seluruh Indonesia sebanyak 3 batch dengant total 17.000 paket sembako. Sebelumnya, Direktur Yayasan DKK Antonius Tomy Trinugroho menuturkan, YDKK selalu berupaya menyalurkan bantuan dari pembaca Harian Kompas kepada warga yang sangat membutuhkan. Bencana, termasuk pandemi Covid-19, membuat tidak sedikit warga yang memerlukan uluran tangan dari pihak lain yang mampu.