Find Us On Social Media :
Korban Tabrakan Simpang Lima Muara Rapak, Korban: Benturan seperti Ombak Tsunami (Sonora/Debi Aditya)

Korban Tabrakan Simpang Lima Muara Rapak, Korban: Benturan seperti Ombak Tsunami

Debi Aditya - Selasa, 25 Januari 2022 | 08:45 WIB

Balikpapan, Sonora.ID - Kecelakaan beruntun di simpang lima Muara Rapak Balikpapan Utara pada (21/1/2022) pukul 0620 WITA mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan puluhan luka luka baik luka sedang dan berat.

Selain itu, puluhan kendaraan roda dua hancur begitu juga roda empat. Salah satu korban kecelakaan beruntun, Bambang mengaku, dirinya bersama almarhum Saerulloh dari mess yang terletak di wilayah Kampung Timur menuju ke Pertamina sebagai Pekerja RDMP menggunakan mobil triton.

Saat  berhenti di lampu merah tiba-tiba ada benturan mobil dari belakang sebanyak 3 kali.

“Lampu merah di simpang lima rapat semua kendaraan berhenti, tiba tiba mobil miliknya terkena benturan mobil dari belakang. Benturan pertama dan kedua tidak begitu keras, namun saat benturan ketiga terjaid benturan yang sangat keras seperti terkena ombak Tsunami. Benturan ketiga ini mengakibatkan site Manager Saerullah terlempar dari mobil dan nyawanya tidak bisa diselamatkan akibat benturan keras,” kata Bambang dengan wajah sedih kepada awak media,Senin (24/1/2022).

Sementara itu, Sutarno yang merupakan korban kecelakaan beruntun bersama 8 orang temannya.

Kecelakaan tersebut hanya terjadi beberapa detik dan tib-tiba mobil angkut miliknya saat dilampu merah terbalik,” katanya.

Sutarno menjelaskan, saat kendaraan yang ditumpanginya terbalik, dirinya dalam keadaan sadar meskipun kedua kakinya patah dan kini dalam perawatan di RS Restu Ibu.

“Saat mobil terbalik, dirinya melihat ibu ibu jatuh dihadapanya, apa daya ingin membantu, dirinya tidak bisa bergerak di dalam mobil yang terbalik,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan, Mujianto petugas keamanan di SMKN 4.

Baca Juga: Breaking News: Mobil Tabrak Motor Tukang Pempek di Depan PTC Mall

Menurutnya, saat berada di lampu merah dirinya berada di posisi kiri, namun tiba-tiba selang beberapa detik terdengar suara benturan sangat keras dan dirinya ditabrak dari belakang dan dalam kondisi jatuh dirinya masih sadar dan melihat mobil berwana merah terbang di atas kepalanya dan mobil angkot nomor 3 terguling guling.

“Saat ditabrak dari belakang dirinya masih sadar dan banyak warga membantu dirinya. Saat melihat kakinya sudah berdarah dan patah,” tutupnya.

Mujianto mengaku, dirinya menjadi korban kecelakaan beruntun dan melintas di simpang lima Muara Rapak, usai bekerja dengan jaga malam di sekolah SMKN 4 dan akan pulang ke kawasan Gunung Polisi. 

Baca Juga: Gala Nangis Dipeluk Warga, Vanessa Angel dan Suami Dimakamkan Hari Ini