Find Us On Social Media :
Tanggapi Keluhan Pelanggan, PUDAM Tira Siak Maksimalkan Perbaikan dan 3K ()

Tanggapi Keluhan Pelanggan, PUDAM Tira Siak Maksimalkan Perbaikan dan 3K

Khairani Fitri Kananda - Rabu, 26 Januari 2022 | 19:10 WIB

Riau, Sonora.ID - Keluhan dari pelanggan terkait pemadaman air yang kerap terjadi, ditanggapi dengan serius oleh PUDAM Tirta Siak di tahun ini. Dijelaskan Abdullah Narikorado selaku Staf Ahli Bidang Teknik PUDAM Tirta Siak pada Selasa (25/01/2022), perbaikan yang akan digesa PUDAM Tirta Siak akan dilakukan secara menyeluruh.

“Sesuai tagline PUDAM tirta siak yani ‘kami berbenah’. Sehingga perbaikan ini akan dilakukan secara menyeluruh, secara makro. Tidak hanya permasalahan jaringan, tapi juga kelembagaan yang ini kaitannya dengan SDM. Harapannya perbaikan ini bisa memberikan pelayanan jauh lebih baik. Lembaga kita akan hadir sampai ke depan pintu pelanggan,” ujarnya.

Terkait dengan progres pembenahan, Niko menjelaskan bahwa selama 3 bulan kedepan akan dipantau supply yang lebih konstan.

“Kita akan matikan air di jam-jam yang tidak sibuk, sekitar jam 21.00 sehingga pelanggan bisa beraktivitas di siang harinya dan menampung air untuk malam. Jika air mati di luar jadwal, kita sudah siapkan mobil tangki air yang siap di beberapa titik,” tambahnya.

Dari sisi teknik, Niko menjelaskan bahwa perbaikan dilaksanakan secara bertahap. Titik-titik yang tidak terjangkau perlahan-lahan mulai dialiri.

Hal ini mengingat kondisi pipa yang tua sehingga potensi kebocoran sangat besar jika diberikan air dengan tekanan besar.

“Di satu sisi kami mengerti kebutuhan pelanggan akan air, tapi di sisi lain kami harus mempertimbangkan kondisi jaringan yang tua. SPAM regional saat ini sedang dalam tahap, sehingga ketika kami bisa menerima air bertekanan tinggi, harus diperhatikan bagaigama langkah efektif untuk menanggulangi pipa yang tidak lagi dalam kondisi prima. Tapi kami secara gradual selalu mencari inovasi untuk itu,” jelasnya.

Secara umum, Niko mengungkapkan bahwa PUDAM Tirta Siak berpegang pada prinsip 3K: kuantitas, kontinuitas, dan kualitas.

Kuantitas air yang memadai adalah aspek utama dan didukung oleh keberlanjutan (kontinuitas) dari ketersediaan air. Sehingga kemudian akan ditunjang oleh kualitas air yang layak dan lebih baik.

Baca Juga: Sinergi OJK dan Polda Riau dalam Tangani Investasi Ilegal dan Pinjol Ilegal