Find Us On Social Media :
Tembok Kelas SMPN 1 Jenawi (Kompas.com)

Akibat Hujan Deras, Tembok Kelas SMPN 1 Jenawi Karanganyar Ambrol

Galuh Sekar - Jumat, 22 April 2022 | 16:45 WIB

Solo, Sonora.ID - Hujan deras mengguyur Karanganyar pada (21/04/2022) sehingga menyebabkan longsor di Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar.

Bencana tanah longsor ini menerjang bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jenawi, Karanganyar, Jawa Tengah.

Kejadian tanah longsor ini merobohkan dinding bangunan kelas sekolah.

Bangunan tersebut ambrol sekitar pukul 12.30 WIB, beruntungnya pada kejadian ini seluruh siswa sudah pulang sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Kepala pelaksana harian (Kalak) BPBD Karanganyar, Bagoes Darmadi mengatakan bahwa bangunan ruang kelas di SMP Negeri 1 Jenawi ambrol setelah tertimpa material talud.

Baca Juga: 2 Pemotor Selamat Dari Jembatan Ambruk di Tulung Klaten Akibat Hujan Deras

“Talud belakang sekolah ini ambrol dan menimpa bangunan ruang kelas, tembok bangunan ruang kelas ini sampai jebol,” ungkap Bagoes.

Bagoes juga menambahkan, bahwa kejadian tanah longsor tersebut hingga menjebol dinding kelas tidak menimbulkan korban jiwa.

Sebab tanah longsor tersebut terjadi setelah siswa sudah pulang dan kegiatan belajar mengajar selesai.

Namun, akibat kejadian tersebut sekolah mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Bagoes juga langsung menerima laporan kejadian tersebut, sehingga tim BPBD serta para relawan langsung menuju lokasi.

Baca Juga: Tol Pandaan-Malang Sempat Ditutup Akibat Longsor Saat Hujan Deras

“Setelah menerima laporan dari kepala sekolah, tim BPBD langsung menuju ke lokasi kejadian, tim BPBD serta para relawan berada di lokasi untuk melakukan pembersihan material tanah longsor, ” jelasnya.

Dari kejadian ini juga, sebelumnya tanah longsor juga menimpa salah satu gedung sekolah dasar (SD) Berjo 01, Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah yang mengakibatnya bangunanya rusak parah.

Sementara itu, Camat Jenawi Sunarto, mengatakan bahwa ia akan segera melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, yang membahas mengenai apakah sekolah akan diliburkan atau tetap masuk.

“Kerusakannya memang cukup parah, ini sedang kita koordinasikan, apakah sekolah diliburkan atau tidak,” pungkasnya.

Dengan kejadian ini, selama tiga hari berturut-turut sudah ada dua bangunan sekolah yang terdampak.

Baca Juga: Atasi Genangan di Tengah Kota, Pemkot Surabaya Siapkan Saluran Menuju Kalimas