Find Us On Social Media :
Panglima TNI: Militer Indonesia Dinilai Spesial Oleh Amerika Serikat (Paramayuda Adhikara)

Panglima TNI: Militer Indonesia Dinilai Spesial Oleh Amerika Serikat

Paramayudha Adikara - Senin, 25 Juli 2022 | 13:05 WIB
 
 

Sonora.ID - Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal TNI Andika Perkasa pada hari Minggu (24/7) menerima kunjungan kehormatan dari United States Chairman of The Joint Chiefs of Staff, General Mark Alexander Milley di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta. 

Dalam sampaiannya Andika menjelaskan, kunjungan dari Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat tersebut, merupakan yang pertama sejak 14 tahun terakhir.

Kunjungan Mark ke Indonesia pun dinilai memiliki arti tersendiri bagi militer Indonesia, dimana Andika menilai, militer Indonesia saat ini mendapat perhatian khusus dari militer Amerika Serikat, yang dikenal sebagai salah satu negara dengan kekuatan militer terkuat di dunia. 

Baca Juga: 11 Negara dengan Angkatan Laut Paling Disegani di Dunia! Ada TNI AL

Chairman of The Joint Chiefs of Staff, ini yang pertama dalam 14 tahun terakhir. Jadi dari situ saja, ini menunjukkan, menunjukkan menurut saya, perhatian, kita termasuk dalam institusi militer yang menurut kacamata beliau adalah juga prioritas. Jadi itu adalah sesuatu yang bagi saya juga cukup berharga,” ujar Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa di Gedung Sudirman, Mabes TNI, Cilangkap, Minggu (24/7/2022). 

General Mark A. Milley dalam kedatangannya di Mabes TNI, mendapat sambutan yang sangat istimewa, berbagai pertunjukan budaya asal Indonesia diperlihatkan dihadapan Mark beserta delegasinya.

Selain itu upacara kehormatan turut dilakukan, dengan diakhiri oleh lagu kebangsaan dari kedua negara bersahabat Indonesia dan Amerika Serikat, yakni lagu Indonesia Raya dan The Star-Spangled Banner. 

Andika pada kesempatan yang sama turut menjelaskan seputar latihan Super Garuda Shield 2022, yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang.

Di mana latihan gabung tersebut rencananya akan di-ikuti oleh 14 negara sahabat, dengan tingkat kekuatan militer yang berbeda-beda. Menurut Andika, hal tersebutlah yang membuat Garuda Shield 2022 berbeda dengan latihan gabungan lainnya. 

“Kemudian Super Garuda Shield kali ini berbeda dengan tahun lalu, di ikuti oleh 14 negara , jadi kalau di ASEAN ini, Indonesia-Malaysia-Singapur-Papua Nugini-Timor Leste. Di selatan Indonesia, Australi-New Zealand, di utara Jepang-Korea Selatan, di Eropa Prancis-Inggris, Kanada-Amerika Serikat. 14 negara, jadi bukan sesuatu juga yang biasa, bagi saya juga cukup istimewa,” terang Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa di Gedung Sudirman, Mabes TNI, Cilangkap, Minggu (24/7/2022). 

Baca Juga: 5 Negara dengan Kekuatan Militer Terkuat, Indonesia Nomor Berapa Ya?

Sementara itu General Mark A. Milley, dalam sampaiannya di Mabes TNI menyampaikan perihal peran Amerika Serikat dan dirinya, dalam Garuda Shield 2022.

Diantaranya, ia akan melatih pasukan gabungan mengenai operasi antar pasukan, taktik, prosedur, dan strategi militer. Selain itu ia juga berpendapat, jika Garuda Shield 2022 dapat menjadi momentum negara-negara partisipan untuk saling mengenal dan mendekatkan diri satu sama lainnya. 

“Banyak hal yang akan dilatih bersama, mulai dari operasi antar-pasukan, taktik dan prosedur, yang paling penting sebenarnya adalah berlatih dan menjalin kedekatan, saling mengenal satu sama lain. Ini yang paling penting, dan ini akan selalu menjadi yang paling berharga ketika kita melangkah maju di tahun-tahun mendatang,” ujar United States Chairman of The Joint Chiefs of Staff, General Mark Alexander Milley, di Mabes TNI, Cilangkap, Minggu (24/7/2022).