Find Us On Social Media :
Ilustrasi makna dan lirik lagu 'Lir-Ilir' ciptaan Sunan Kalijaga. (Tribunnews)

Makna dan Lirik Lagu 'Lir-Ilir', Kerap Dipakai di Video Joko Kendil yang Viral

Selando Naendra Radicka - Senin, 14 November 2022 | 13:10 WIB

Sonora.ID - Kerap digunakan sebagai musik latar video tentang Joko Kendil yang tengah viral, berikut adalah penjelasan mengenai makna dan lirik lagu 'Lir-ilir'.

Lagu 'Lir-Ilir' adalah salah satu tembang paling populer di kalangan masyarakat Jawa.

Lagu tersebut diciptakan oleh Sunan Kalijaga, salah satu ulama dan pendakwah Walisongo, sebagai sarana untuk menyebarkan Islam di tanah Jawa pada sekitar abad ke-16.

Meski kini lebih dikenal sebagai tembang dolanan, lirik lagu 'Lir-Ilir' sejatinya menyimpan makna yang dalam dan berisi banyak petuah bijak agar masyarakat hidup sesuai norma agama maupun sosial yang berlaku.

Melansir Kompas.com, berikut adalah lirik lagu 'Lir-Ilir', lengkap dengan arti dan maknanya.

Lirik Lagu 'Lir-Ilir'

Lir ilir, lir ilir (Bangunlah, bangunlah)
Tandure wis sumilir (Tanaman sudah bersemi)
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar (Telah menghijau seperti pengantin baru) 
Cah angon-cah angon (Anak gembala-anak gembala)
Penekno blimbing kuwi (Panjatlah pohon belimbing itu)
Lunyu-lunyu penekno (Walaupun licin, tetap panjatlah)
Kanggo mbasuh dodotiro (Untuk membasuh pakaianmu)

Baca Juga: Lirik dan Makna Lagu 'Maju Tak Gentar' Ciptaan Cornel Simanjuntak

Dodotiro-dodotiro (Pakaian-pakaianmu)
Kumitir bedhah ing pinggir (Terkoyak pada bagian pinggir)
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore (Jahitlah dan benahilah untuk waktu sore nanti)

Mumpung padhang rembulane (Selagi bulan masih bersinar terang)
Mumpung jembar kalangane (Selagi masih banyak waktu luang)
Yo surako, Surak iyo…. (Ayo bersoraklah, sorakan iya…)

Makna Lagu 'Lir-Ilir'

'Lir-Ilir' menjadi salah satu tembang dolanan yang paling sering dinyanyikan hingga saat ini lantaran liriknya yang berisi nasihat.

Secara umum, lirik lagu 'Lir-Ilir' berisi ajakan kepada semua orang untuk bangkit dari keterpurukan dan menjauhkan diri dari sifat malas yang tercela dari sisi agama maupun sosial.

Di lagu 'Lir-Ilir', diri manusia direpresentasikan oleh 'tanaman' yang berwarna hijau dan bersemi.

Agar tanaman atau manusia tersebut dapat 'tumbuh' besar, manusia harus rela bersusah payah dan melakoni segala perjuangan yang nantinya akan membawakan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri di kemudian hari.

Dalam lagu, kesusahan dan perjuangan tersebut digambarkan melalui 'pohon belimbing', mengingat pohon belimbing sangat licin dan tergolong sulit untuk dipanjat.

Namun, meski sulit dan membutuhkan pengorbanan, setiap orang mesti berusaha semaksimal mungkin untuk berjuang dalam hal kebaikan guna memegang teguh iman di dada.

Baca Juga: Lirik Lagu 'Jali-jali', Chord Lagu, dan Makna Lagu Daerah Jakarta

Adapun secara umum, nasihat yang terkandung dalam lagu 'Lir-Ilir' merupakan ajakan yang ditujukan kepada umat Muslim guna mempersiapkan diri bila sewaktu-waktu kita dipanggil olehNya.

Demikian penjelasan mengenai makna dan lirik lagu 'Lir-Ilir' karya Sunan Kalijaga sebagaimana di atas. Semoga bermanfaat.

Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News

Baca Juga: Lirik dan Makna Lagu 'Pemberani' - Fiersa Besari