Find Us On Social Media :
Presiden Jokowi Harapkan Produktivitas Pertanian di NTB Meningkat Pasca Bendungan Beringin Sila Beroperasi (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Presiden Jokowi Harapkan Produktivitas Pertanian di NTB Meningkat Pasca Bendungan Beringin Sila Beroperasi

Theresia Olivia Itran - Jumat, 30 Desember 2022 | 13:58 WIB
Sonora.ID – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Bendungan Beringin Sila yang terletak di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
Diketahui, Bendungan Beringin Sila merupakan bendungan ke-4 di Provinsi NTB yang diresmikan oleh Presiden Jokowi. 
 
“Di Provinsi Nusa Tenggara Barat ada enam bendungan, yang sudah kita resmikan tiga, ini yang keempat, masih ada dua lagi yang akan kita selesaikan insyaallah nanti tahun depan,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya saat peresmian Bendungan Beringin Sila, pada Kamis, (29/12/2022).
 
Presiden menjelaskan, bendungan dengan luas genangan mencapai 126 hektare tersebut dibangun oleh pemerintah dengan menggunakan anggaran sebesar Rp1,72 triliun.
 
Untuk itu, Presiden berharap kehadiran bendungan tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian setempat, khususnya di Kabupaten Sumbawa, NTB.
 
“Kita harapkan di Kabupaten Sumbawa khususnya yang dulunya mungkin bisa panen sekali, nanti para petani bisa panen dua kali atau tiga kali. Harapan kita produktivitas pertanian di Provinsi Nusa Tenggara (Barat) bisa meningkat secara drastis karena bendungan ini (dibangun) menghabiskan anggaran yang tidak sedikit,” jelasnya. 
 
Baca Juga: Jokowi Nilai Rencana Larangan Penjualan Rokok Batangan untuk Jaga Kesehatan Masyarakat

Lebih lanjut, Presiden berharap bendungan yang memiliki fungsi irigasi seluas 3.500 hektare tersebut mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, pemerintah daerah setempat, dan negara terutama dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional. 

“Jadi ada return-nya pada masyarakat, pada provinsi, dan juga kepada negara utamanya untuk ketahanan air dan ketahanan pangan kita,” tutur Kepala Negara. 
 
Pada kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jarot Widyoko, berharap sejumlah manfaat dari Bendungan Beringin Sila dapat dirasakan langsung baik oleh masyarakat maupun untuk sektor pertanian.
 
Tidak hanya sebagai fungsi irigasi, bendungan tersebut juga memiliki fungsi untuk air baku, destinasi wisata, dan reduksi banjir. 
 
“Retensi atau reduksi banjir kurang lebih 32,75 persen di mana tadi kami sampaikan bahwa titik ini adalah di tengah-tengah, sehingga yang tadinya kurang lebih 832 hektare daerah terdampak banjir, sekarang kurang lebih masih 500-an (hektare),” ujar Jarot. 
 
Baca Juga: KSP Moeldoko Pastikan Kawal 5 Agenda Prioritas Presiden Jokowi pada Tahun 2023