Find Us On Social Media :
Dibantu Saykoji Rayen Pono Merayakan Cinta dan Jati Diri Lewat Single 'Puncak Asmara' ()

Dibantu Saykoji Rayen Pono Merayakan Cinta dan Jati Diri Lewat Single 'Puncak Asmara'

Dina Saputri - Jumat, 3 Februari 2023 | 18:28 WIB

Sonora.ID - Setiap musisi memiliki tokoh panutan mereka. Bagi Rayen Pono, tidak ada legenda musik Tanah Air yang paling menginspirasinya dalam berkarya selain almarhum Utha Likumahuwa.

Musisi jazz-pop asal Ambon tersebut, yang juga adalah paman dari bassis Barry Likumahuwa, memukau dekade 80-an dengan album semarak seperti Aku Pasti Datang, yang terpilih sebagai salah satu dari 150 album Indonesia terbaik sepanjang masa oleh majalah Rolling Stone Indonesia.

Memasuki tahun yang baru, Rayen Pono pun memutuskan untuk meragakan kekagumannya kepada sang idola dengan menghadirkan interpretasi ulang atas salah satu mahakarya termashyur Utha Likumahuwa, yakni "Puncak Asmara".

Lagu upbeat yang lahir pada tahun 1988 silam ini seolah-olah beroleh nafas kehidupan yang baru berkat racikan produksi Rayen Pono dan Alden Luhukay yang lebih edgy dan modern.

Mengemas ulang "Puncak Asmara" menjadi tantangan terbesar Rayen Pono sepanjang 20 tahun berkarir di industri musik - tantangan yang, hebatnya, berhasil ditaklukan Rayen Pono dengan apik dan percaya diri.

Baca Juga: Lirik dan Terjemahan 'I'm Not Here to Make Friends' - Sam Smith, Lengkap dengan Maknanya

Vokal Rayen Pono yang bergelora sekaligus bergairah mencetuskan roman yang lebih dewasa di "Puncak Asmara". Sementara itu, aransemen musik yang berpadu antara contemporary R&B dan hip hop soul semakin menegaskan suka cita yang dipancarkan oleh mahakarya Utha Likumahuwa tersebut. 

Alhasil, "Puncak Asmara" versi Rayen Pono memiliki potensi besar untuk mencuri hati para penggemar musik dari segala usia. Terlebih lagi, sudah saatnya bagi generasi kekinian untuk mengenal sosok Utha Likumahuwa dan jasa beliau bagi industri musik Tanah Air.

"Utha Likumahuwa adalah salah satu dari sedikit sekali musisi pria yang, kala itu, berhasil memperkenalkan vokal powerful di blantika musik Indonesia.

Ditambah lagi, beliau adalah putra Indonesia Timur - sama seperti saya," terang Rayen yang berdarah Ambon dan Nusa Tenggara Timur.

"Saya tidak berharap saya bisa menjadi persis seperti Utha Likumahuwa. Akan tetapi, saya berharap seluruh penggemar musik Indonesia bisa melihat betapa luar biasanya talenta yang dilahirkan oleh Indonesia Timur."

Ada satu lagi alasan mengapa, dari semua mahakarya yang pernah dipopulerkan Utha Likumahuwa seperti "Sesaat Kau Hadir" dan "Aku Tetap Cinta", Rayen Pono memutuskan untuk mengemas ulang lagu "Puncak Asmara".

Baca Juga: Lirik Lagu STAR WALKIN' – Lil Nas X, Anthem League of Legend World Championship 2022

Menurut Rayen Pono, ketika "Puncak Asmara" pertama kali dirilis pada tahun 1988 silam, lagu tersebut berhasil mengubah formula musik pop di era 80-an.

"Lagu 'Puncak Asmara' sangatlah berbeda bila dibandingkan dengan apa yang populer di kala itu, dan kualitas tersebutlah yang membuat Utha Likumahuwa menjadi seorang legenda," lanjut Rayen lagi. "Saya ingin mengobarkan semangat yang sama pernah dikobarkan beliau. Bahwa karya musik yang sejati adalah karya yang tidak pernah bisa diseragamkan."

"Puncak Asmara" versi Rayen Pono turut menawarkan lebih banyak lagi kejutan. Rapper pemenang AMI Awards, Saykoji memeriahkan "Puncak Asmara" dengan bait rap yang lincah dan nakal. Irama perkusi yang mengiringi "Puncak Asmara" terinspirasi dari musik tradisional Nusa Tenggara Timur. Lebih menarik lagi, "Puncak Asmara" ditutup dengan cameo dari sosok musisi Neo-Tradisi kawakan asal Flores, Ivan Nestorman.

Lugas Rayen Pono, "Sudah saatnya kita merayakan keluhuran Indonesia Timur di atas panggung musik nasional."

Pada akhirnya, "Puncak Asmara" menjadi single teranyar Rayen Pono sebelum perilisan album solo miliknya pada akhir bulan Januari ini. Konsep dan visi untuk album ini pun tidak dirancang sembarangan mengingat album ini akan menjadi tonggak emas Rayen Pono sepanjang karir yang telah menginjak usia 20 tahun.

"Album saya nanti merupakan wujud selebrasi sekaligus deklarasi," tutup Rayen dengan gembira. "Di usia saya yang sebentar lagi kepala empat, saya justru merasa semakin bebas, muda, dan percaya diri dalam berkarya."

"Puncak Asmara" oleh Rayen Pono dan Saykoji dirilis di bawah naungan Semesta Records dan bisa didengarkan di semua digital streaming platform (DSP) pada tanggal 23 Januari 2023.

Baca Juga: Lirik dan Chord Gitar Gitar 'Jangan Pulang' milik Yura Yunita

Tentang RAYEN PONO (@rayenpono)

Singer-songwriter, produser, dan vocal director Rayen Pono pertama kali menggebrak blantika musik Indonesia sebagai personil duo Pasto. Pada tahun 2012, Rayen Pono memulai karirnya sebagai seorang solois yang mengeksplorasi ranah musik R&B dan soul dengan karya seperti "Maluku Maju" yang menjadi bagian dari album soundtrack film Cahaya Dari Timur (Beta Maluku). Konsistensi Rayen sebagai solois semakin ditegaskannya pada tahun 2022 dengan rangkaian single "Cinta Dari Timur" dan "Mulai Kesepian". Kini Rayen Pono sedang mempersiapkan perilisan album solo yang dicanangkan pada tahun 2023. Rayen Pono berkarya di bawah naungan Semesta Records

SONG LYRICS

 

Verse #1: (Rayen)

Dengan hentakan irama dalam lagu

Ia mengambil selangkah ke arahku

Hampir 'ku tak tertahan

Ruangan pun seakan

Meledak apabila disentuh

 

Reff: (Rayen)           

Ke puncak asmara

Seakan diriku terbawa

Setiap langkah semakin mendekati

Puncak asmara

 

Verse #2: (Rayen)

Seakan ombak yang marah goyangannya

Seperti api membara nyala tubuhnya

Oh, apalah dayaku tak lama pun kujatuh

Di dalam keramaian suasana

 

Reff: (Rayen)           

Ke puncak asmara

Seakan diriku terbawa

Setiap langkah semakin mendekati

Puncak asmara

 

Ke puncak asmara

Seakan diriku terbawa

Setiap langkah semakin mendekati

Puncak asmara

 

Bridge:

 

(Saykoji)

Ingin naik tinggi walaupun macet ke puncak

Dapatkan tanjakan rasakan sampe ke pundak

Walau banyak halangannya jalanan rusak

Beta kasih kontan lunas seng ada nunggak

Coba rasa satu kali baru jadi

Nona pasang lagu pasti mau lagi

Kas tinggal kamorang semua makan asap kosong

Gas trus rem blong sampe plong

 

Sampai di puncak semua dapat liat

Siapa main-main siapa punya niat

Pertahankan posisi beta paling giat

Laki-laki pejuang itu beta punya sifat

  

Ain’t nobody can do it like i do

I can only do it for somebody like you

Nona ale ayu ini bukan rayu

Kamorang lain mundur beta maju terus laju

 

(Rayen)

Oh, apalah dayaku tak lama pun kujatuh

Di dalam keramaian suasana

 

Final Reff: (Rayen)

Ke puncak asmara

Seakan diriku terbawa

Setiap langkah semakin mendekati

Puncak asmara

 

Ke puncak asmara

Seakan diriku terbawa

Setiap langkah semakin mendekati

Puncak asmara

 

Outro: (Choir)

Ke puncak asmara

Seakan diriku terbawa

Setiap langkah semakin mendekati

Puncak asmara

 

Ke puncak asmara

Seakan diriku terbawa