Find Us On Social Media :
45 Contoh Ukara Tanduk dalam Bahasa Jawa (Pexels)

45 Contoh Ukara Tanduk dalam Bahasa Jawa, Lengkap

Dita Tamara - Senin, 20 Februari 2023 | 16:00 WIB

Sonora.ID – Pada artikel kali ini akan membahas contoh ukara tanduk dalam bahasa Jawa yang perlu untuk diketahui.

Namun sebelum itu, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan ukara tanduk.

Jika dalam bahasa Indonesia kita mempelajari kalimat aktif dan kalimat pasif, maka dalam bahsa Jawa dikenal dengan istilah ukara tanduk dan ukara tangap.

Kalimat aktif sendiri adalah kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan. Misalnya Salsa makan ikan goreng. Kalimat tersebut menerangkan bahwa Salsa adalah sebagai subjek yang sedang makan ayam goreng.

Sementara kalimar pasif yaitu subjeknya dikenai pekerjaan. Misalnya ikan goreng dimakan Salsa.

Sama halnya dengan bahasa Jawa, kalimat aktif (ukara tanduk) dan kalimat pasif (ukara tanggap).

Ukara tanduk merupakan kalimat yang predikatnya (wasesane) memakai kata kerja (tembung kriyatanduk atau mendapatkan awalan (ater-ater) anuswara (n-, m-, ng-, ny-) dan subjek (jejer) melakukan pekerjaan.

Nah untuk lebih jelasnya mempelajari ukara tanduk (kalimat aktif) dalam Bahasa Jawa, simak contohnya berikut ini:

Baca Juga: Simak! 13 Contoh Ukara Pakon dalam Bahasa Jawa Paling Lengkap

Contoh Ukara Tanduk

Baca Juga: 20 Contoh Pariwara Bahasa Jawa Berbagai Tema, Terbaru dan Terlengkap

Baca Juga: Belajar Angka Aksara Jawa, Lengkap dengan Aturan dan Cara Menulis