Find Us On Social Media :
Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergei Lavrov, berjabat tangan dengan Menlu Iran, Amir Abdollahian (english.news.cn)

Hadapi Dominasi Barat, Rusia-Iran Perkuat Kerja Sama

Paramayudha Adikara - Sabtu, 1 April 2023 | 17:07 WIB

Sonora.ID – Rusia kembali memperpanjang kerja sama praktis dengan Iran, hal ini tergambarkan usai pertemuan antara Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergei Lavrov dengan Menlu Iran Hossein Abdollahian di Moskow pada hari Rabu (29/3).

Dilansir dari Antara, Lavrov mengatakan jika Rusia dan Iran memberikan perhatian khusus pada kerja sama dalam bidang perdagangan, investasi, ekonomi, sektor energi nuklir, bahan bakar, dan transportasi.

Terhitung usai diberikan sanksi oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, hubungan perdagangan antara Rusia dan Iran pada tahun 2022 justru mengalami peningkatan hingga 20%, apabila dibandingkan dengan nilai perdagangan Rusia-Iran pada tahun 2021.

Tercatat perdagangan antara Rusia dan Iran pada tahun 2022 mencapai 4,86 miliar dolar AS.

Selain memperpanjang kerja sama dalam sektor ekonomi, transportasi, dan energi, dalam pertemuan tersebut Rusia dan Iran juga sepakat untuk tegas menolak kebijakan ‘dunia barat’ yang bersifat destruktif.

Menurut Lavrov, AS ingin menggantikan hukum dan tatanan internasional yang selama ini berpusat pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dengan ‘tatanan berbasis aturan AS’.

Ia pun meyakini, jika sejatinya tidak akan ada alternatif untuk kesepakatan nuklir Iran. Hal ini juga secara gamblang diyakini oleh Abdollahian.

Baca Juga: Rinrin Merilis Single Baru yang Ditampilkan di Rusia

Abdollahian dalam keterangannya turut mengungkapkan, bahwa hubungan kerja sama antara Iran dengan Rusia berjalan dengan sangat baik, atau dalam artian, hubungan bilateral keduanya kini semakin kokoh secara signifikan, pasca penguatan kerja sama di berbagai bidang dilakukan.

Sebelumnya, bersama dengan China, Rusia dan Iran juga tercatat telah melakukan latihan militer berskala besar di Teluk Oman, pada tanggal 15-19 Maret 2023.

Kementerian Luar Negeri China melalui rilis resminya menyebutkan, hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kestabilan di kawasan.

”Latihan ini berguna untuk memperkuat angkatan laut masing-masing, sekaligus juga meningkatkan ikatan kerja sama antarnegara untuk menjaga keamanan dan kestabilan kawasan,” rilis resmi Kementerian Luar Negeri China, Rabu (15/3/2023)

Melihat dinamika diplomatik antar negara-negara ini, hubungan antara Iran dengan Rusia dan China terbilang terus mengalami penguatan di tahun 2023 ini.

Belum lama ini, China menjadi inisiator atas perbaikan diplomatik di Timur Tengah. China dalam sepak terjangnya di Timur Tengah, sukses menggelar pertemuan antara Pemerintah Arab Saudi dengan Iran, dan tentu berujung pada hasil yang positif.

Menelisik hubungan Iran dengan Arab Saudi, keduanya dalam 7 tahun terakhir mengalami kemunduran dalam hubungan diplomatik, akibat serbuan demonstran Iran yang merusak pos-pos diplomatik Arab Saudi di Teheran.

Aksi demonstrasi rakyat Iran ini dipicu oleh eksekusi seorang Ulama Muslim Syiah, Nimr al-Nimr, pada tahun 2016 lalu. Nimr di eksekusi oleh Saudi, karena dinilai oleh Saudi terlibat terorisme.

Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News.

Baca Juga: WN Rusia ini Divonis 7,5 Tahun Penjara, Sah Terbukti Miliki Dan Pesan Narkoba dari Kanada ke Bali