Find Us On Social Media :
BPH Migas Buka Posko Nasional Sektor ESDM, Antisipasi Permintaan BBM (Sonora/Stefani Windi)

BPH Migas Buka Posko Nasional Sektor ESDM, Antisipasi Permintaan BBM

Stefani Windi Ataladjar - Selasa, 11 April 2023 | 12:40 WIB

Sonora.ID - Badan pengatur Hilir minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) membuka Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri 1444 H.

Posko ini akan dipergunakan sebagai pengawasan, penyediaan dan pendistribusian bahan bakar minyak, gas, listrik untuk menjamin stok aman selama hari raya Idul Fitri 1444 H.

Adapun Pelaksanaan Posko ini terhitung dimulai pada hari ini 10 April hingga 2 Mei 2023. Bertempat di lantai 4 Gedung BPH Migas, Jakarta.

Kepala BPH Migas Erika Retnowati saat jumpa pers di Gedung BPH Migas Jakarta mengatakan, Posko Nasional Sektor ESDM 2023 ini berkolaborasi dengan unit-unit lainnya yaitu Direktorat Jenderal Gas dan Minyak Bumi, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Badan Geologi, Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik, Biro Perencanaan Kementerian ESDM, PUSDATIN Kementerian ESDM, Badan Usaha sektor BBM, Gas dan Ketenagalistrikan, serta tim BPH Migas.

Baca Juga: Guna Optimalkan Produksi Migas, Berikut Inovasi Model Reservoir Ala Mahasiswa

Lebih lanjut, ia menjelaskan selama posko Hari Raya Idul Fitri 2023, BPH Migas dan Pertamina menyiagakan 114 terminal BBM, 7.491 SPBU, 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan demand yang tinggi.

"Secara umum, kondisi ketahanan stok BBM aman baik gasoline maupun gasoil dengan ketahanan stok di atas 16 hari," ujar Erika.

Selain itu, BPH Migas memprediksi akan terjadi peningkatan permintaan harian BBM selama Hari Raya Idul Fitri 2023, untuk gasoline meningkat kurang lebih 10,3 persen, avtur meningkat kurang lebih 7,3 persen, kerosin diperkirakan turun 1,4 persen, dan gasoil turun 8,7 persen.

Erika juga menambahkan, bahwa telah dibentuk juga tim tanggap darurat bencana geologi, yang akan merespon dengan cepat setiap bencana yang terjadi dan siaga dalam waktu 24 jam.

“Juga meningkatkan pemantauan gunung api di beberapa gunung api aktif di wilayah Indonesia, serta pengamanan di tempat wisata,” tambahnya.

Berita update lainnya dari Sonora.id di Google News.

Baca Juga: Tingkatkan Efektifitas dan Efisiensi Hulu Migas, SKK Migas Dukung Sinergi Wilayah Kerja Pertamina EP dan PHSS