Find Us On Social Media :
Pengiriman dan penjualan perdana produk sulfur padat oleh Pertamina (Dok Pertamina )

Sasar Industri Smelter di Indonesia, Pertamina Kini Jual Produk Sulfur

Dian Mega Safitri - Sabtu, 15 Juli 2023 | 11:15 WIB

Makassar, Sonora.ID - PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading melalui Direktorat Pemasaran dan Niaga Petrochemical Industry Business semakin memantapkan langkah dalam memasarkan dan menjual produk Petrokimia di pasar domestik. Itu ditandai dengan penjualan perdana produk Sulfur Solid (Sulfur Padat) sebanyak 200 Metrik Ton (MT) ke Industri Smelter di Sulawesi Selatan.

Strategi ini diturunkan menjadi salah satu program yakni Go Petchem, Go Customer, Go Solution, dan Go Expand. Perseroan menjadikan produk Petrokimia mesin baru dalam mencapai pertumbuhan dan solusi yang tepat untuk konsumen. Terutama di Industri Smelter di Indonesia.

Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto menyebut, bisnis Petrokimia menjadi total solution dari PT Pertamina Patra Niaga di samping BBM dan LPG yang selama ini telah menjadi core business perusahaan.

“Penjualan sulfur ini merupakan bukti nyata kemampuan Pertamina dalam penyediaan extensive refinery products antara lain sulfur dalam mendukung industri pengolahan Smelter di Indonesia terutama Sulawesi, ” ucap Erwin melalui keterangan persnya, Jumat (14/7/2023).

Selain itu, kata Erwin, penjualan sulfur padat merupakan awal yang baik bagi para pihak untuk memulai kerjasama Business to Business (B2B) dalam jangka panjang. “Kami akan terus menggenjot pemasaran produk petrokimia ini dengan Program Pertamina One Solution untuk mendukung industri pengolahan metal di Indonesia. Program ini adalah program penjualan yang mengintegrasikan beberapa produk Pertamina kepada pelanggan,” tuturnya.

Baca Juga: Dukung NZE, PGN dan Pertamina NRE Jajaki Kerjasama Bisnis Rendah Karbon

PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen dapat memenuhi kebutuhan Sulfur di pasar domestik. Hal ini mengingat potensi pasar produk petrokimia sangat besar. Apalagi, sulfur padat adalah salah satu bahan baku yang digunakan untuk pemurnian nikel dari hasil tambang bijih besi. Nikel tersebut selanjutnya diproduksi menjadi bahan baku untuk pembuatan battery.

Sementara, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, pencapaian ini adalah langkah awal premarketing sebelum pijaknya siap menyalurkan volume yang lebih besar.

"Selain sulfur, Pertamina juga memiliki berbagai macam produk petrokimia lainnya seperti green coke, aspal (bitumen), propylene, paraxylene, benzne, polytam dan lainnya yang nantinya akan memperluas jangkauan pemasaran untuk kebutuhan industri di Indonesia," imbuhnya.

Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News