Find Us On Social Media :
Proses penurunan Baliho gambar Anies Baswedan (Smart FM Banjarmasin/Juma)

Luapkan Kekecewaan! Puluhan Baliho Bacaleg Bergambar Anies Diturunkan

Juma Muhammad - Jumat, 1 September 2023 | 16:44 WIB

Banjarmasin, Sonora.ID - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Banjarmasin turut mengambil sikap, atas polemik penetapan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) Anies Baswedan.

Terhitung sejak Kamis malam (31/8), puluhan spanduk dan baliho bergambarkan Anies Baswedan yang tersebar di Kota Banjarmasin diturunkan.

Tindakan tersebut sebagai bentuk reaksi kekecewaan DPC Partai Demokrat Banjarmasin terhadap Anies Baswedan yang dianggap berkhianat.

Secara sepihak, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tiba-tiba menetapkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres Anies Baswedan, tanpa sepengetahuan Partai Demokrat dan PKS.

"Hal itu lah yang menjadi dasar utama gerakan penurunan ini dan sudah jadi pertimbangan kami dengan dasar yang kuat," ungkap Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Banjarmasin, Muhammad Syahreza saat dikonfirmasi Smart FM Banjarmasin, Jumat (01/9).

 

Reza menyampaikan, saat rilis DPP sejak tanggal 24 hingga 26 Agustus lalu, tim koalisi telah memfinalkan keputusan untuk mendeklarasikan pasangan Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Cawapres. 

Namun pada tanggal 30 Agustus 2023, ada keputusan baru tanpa ada koordinasi dengan tim koalisi dan dianggap keputusan sepihak.

Selain itu, Anies Baswedan dinilai telah tak memegang komitmennya yang telah disepakati melalui piagam koalisi oleh tiga Partai Politik (Parpol) sebelumnya yang telah dilakukan.

"Saya garis bawahi bahwa demokrat adalah partai yang memegang teguh komitmennya. Jadi teramat disayangkan komitmen dan kesepahaman atas dasar keadilan serta kesetaraan ini dikhianati dengan keputusan tiba tiba satu pihak," tegas Reza.

Atas sikap tersebut, pihaknya merasa sangat kecewa. Mengingat persiapan berlayar Kapal Besar Koalisi yang hampir selesai tiba-tiba dikhianati.