Find Us On Social Media :
Sri Suyatmi, Ketua Tim Harga Statistik Ahli Madya Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. (Istimewa)

Penyumbang Deflasi Agustus, Terbesar pada Komoditas Angkutan Udara

William - Jumat, 1 September 2023 | 16:51 WIB

Pontianak, Sonora.ID - Balai Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat merilis beberapa pendorong dan Penahan laju inflasi di 3 kota di Kalbar, Jumat (1/9/2023).

Di Singkawang dengan inflasi 2,96% (yoy) pendorong inflasi terdapat pada komoditas bensin, daging babi, daging ayam ras, dan juga rokok kretek filter, sedangkan penahannya adalah minyak goreng, bawah merah, tahu mentah, cabai rawit dan sabun cair.

Kemudian kota Pontianak dengan inflasi 3,74% (yoy) pendorongnya adalah komoditas bensin, rokok kretek filter, beras, bawang putih, dan telur ayam ras sedabgkan penahan inflasi ada pada komoditas bawang merah, cabai rawit, pisang, cabai merah dan tomat.

Sementara Sintang dengan inflasi 2,96% pendorong inflasinya yaitu bensin, beras, rokok kretek filter, kacang panjang, dan bawang putih, sedangkan penahan inflasi yaitu cabai merah, bawang merah, ikan tongkol, cabai rawit, dan tempe.

Pada bulan Agustus terjadi deflasi bulanan (mtm) sebesar 0,31% atau lebih rendah daripada inflasi bulanan Juli 2023 sebesar 0,07%. Secara tahunan inflasi (yoy) Agustus 2023 gabungan 3 kota inflasi di Kalimantan Barat mencapai 3,79%, lebih rendah dibanding inflasi tahunan Juli 2023 yang sebesar 4,04%, serta lebih rendah dari inflasi tahunan Agustus 2022 sebeaar 4,43%.

"Penyumbang utama deflasi bulanan diantaranya adalah komoditas angkutan udara, 0,1806%, daging ayam ras, 0,1748%, dan bawang merah 0,0938%, " ujar Sri Suyatmi, Ketua Tim Harga Statistik Ahli Madya Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat.

Untuk penyumbang utama inflasi tahunan diantaranya adalah komoditas bensin, 1,0241%, rokok kretek filter, 0,3804%, dan beras dengan 0,2853%.

Baca berita update lainnya dari Sonora.id di Google News.

Baca Juga: Hutan Kota Bisa Jadi Pilihan Objek Wisata yang Menarik di Pontianak