Find Us On Social Media :
Ilustrasi lukisan Ganjar Pranowo (Tribunnews)

Melukis Wajah Capres, Puluhan Pelukis Solo Raya Menyuarakan Dukungan

Ria FM Solo - Senin, 2 Oktober 2023 | 18:20 WIB

Solo, Solora.ID - Pada Minggu (1/10/2023) Puluhan pelukis dari Komunitas Pelukis Realis Solo Raya mengadakan aksi melukis Ganjar Pranowo dengan ekspresi bebas di Sasono Krido, Mangkubumen, Banjarsari, Solo. 

Aksi melukis ini adalah bentuk deklarasi dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (capres) 2024.

Bambang Tri Istiarto, Ketua Panitia Deklarasi Komunitas Pelukis Realis Solo Raya Mendukung Ganjar Pranowo sebagai Presiden ke delapan RI, mengatakan bahwa peserta pada aksi melukis ini sebenarnya sangatlah banyak, namun karena alasan tertentu, panitia acara tersebut hanya membatasi 50 pelukis saja yang boleh mengikuti acara ini. 

"Teman-teman melukis Pak Ganjar dengan berbagai macam ekspresi dan tema, tapi garis besarnya ekspresi dan tema yang menggambarkan kemenangan Pak Ganjar Pranowo pada pemilu 2024 nanti. Ada yang melukis dengan tema IKN, ada juga yang melukis dengan tema punakawan" ucap Bambang.

Baca Juga: Berenang di Aliran Sungai Bengawan Solo, Remaja Sragen Tewas Tenggelam

Ia sendiri juga menggambar Ganjar dengan salah satu tokoh pewayangan, yaitu semar. Bambang menerangkan kalau arti dari tiap lukisan itu berbeda-beda, tergantung pelukisnya. 

"Ada sosok semar yang digambarkan sebagai pembimbing pak Ganjar dalam percaturan politik, sehingga dapat membimbing ke jalan kebaikan dan kebenaran" ujar bambang

Menurut Bambang, Calon pemimpin negara harus dilihat rekam jejaknya seperti apa, apa visi misinya, bagaimana integritasnya serta seberapa mampu calon pemimpin itu memimpin suatu negara dan pemerintahannya. 

Ia menggambarkan jika memilih pemimpin negara itu sama seperti memilih kepala keluarga. 

Menurut Bambang, Kepala negara selanjutnya wajib melanjutkan berbagai program yang sudah dilakukan oleh pemerintahan saat ini, sehingga ada keberlanjutan antar pemerintahan. 

"Cari kepala keluarga aja udah selektif, dicari yang bobot, bibit, bebet. Apalagi mencari kepala negara, harus tambah selektif, harus memilih yang dapat membawa kemakmuran dan kesejahteraan untuk para rakyatnya" jelas bambang.

Baca Juga: Peserta Famtrip Dibuat Kagum dengan Wisata Kapal Senghie Susur Sungai Kapuas