Find Us On Social Media :
Ilustrasi musik (Pexels)

Makna Lagu Sirih Kuning: Kisah Sepasang Kekasih yang Sangat Serasi

Christine Sheptiany - Senin, 8 Januari 2024 | 16:49 WIB

Sonora.ID - Simak makna lagu "Sirih Kuning" lengkap dengan liriknya.

Lagu daearah memang menjadi salah satu produk budaya, misalnya lagu Sirih Kuning. "Sirih Kuning" merupakan lagu Betawi yang populer. 

"Sirih Kuning" kerapa dijadikan alunan untuk ngibing. Secara lazim, apabila seorang penari mengalungkan selendang kepada tamu dan bersedia, mereka akan menari bersama yang disebut sebagai ngibing.

Lagu "Sirih Kuning" akan mengiringi adegan tari bersama itu. Secara umum, lagu yang menjadi alunan untuk ngibing dikenal sebagai lagu sayur.

Jika diteliti lebih dalam, lirik "Sirih Kuning" adalah baris pantun yang kata atau baris akhirnya memiliki persamaan bunyi.

Makna lagu Sirih Kuning

Adapun lagu "Sirih Kuning" mengisahkan sepasang kekasih yang sangat serasi. Makna lagunya sesuai dengan suasana lagu yang ceria.

Lagu ini juga sering dinyanyikan dengan raut gembira. Selain itu, lagu ini dinyanyikan secara susul menyusul per kelompok.

Berdasarkan laman Seni Budaya Betawi, lagu "Sirih Kuning" awalnya dinyanyikan dengan iringan musik gambang kromong. Ia dijadikan sebagai pengiring drama betawi dan lenong.

Hingga saat ini, lagu “Sirih Kuning” kerap dinyanyikan pada helatan perayaan hari ulang tahun daerah atau perayaan hari-hari nasional lainnya di DKI Jakarta.

Baca Juga: Makna Tari Kecak dan Ciri Khasnya

Lirik lagu Sirih Kuning

Kalau tidak, nona, karena bulan, sayang
Tidaklah bintang, ya nona, tidaklah bintang ya nona
meninggi hari
Kalau tidak, nona, karena tuan, sayang
Tidaklah kami, ya nona, tidaklah kami, ya nona
sampai kemari
Sirih kuning, nona, batangnya ijo, nona
Yang putih kuning, ya nona, yang putih kuning, ya nona
memang sejodo

Ani-ani, nona, bukannya waja, sayang
Dipakailah anak, ya nona, dipakailah anak. ya nona
patah tangkainya
Kami nyanyi, nona, memang sengaja, sayang
Lagunya asli, ya nona, lagunya asli, ya nona
pusaka lama
Sirih kuning, nona, lagi ditampin, nona
Kami menyanyi, ya nona, kami menyanyi, ya nona
mohon berhenti

Demikian makna lagu "Sirih Kuning" lengkap dengan liriknya.

Baca artikel dan berita update lainnya dari Sonora.id di Google News.