Find Us On Social Media :
(Kompasiana.com)

Momen Hari Pers Nasional 2024, Kawal dan Jaga Keutuhan Bangsa

William - Sabtu, 10 Februari 2024 | 15:50 WIB

PONTIANAK, Sonora.ID – Tepat tanggal 9 Februari diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN) dan pada tahun 2024 disadur dari Kompas.com merujuk pada situs resmi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tahun ini HPN mengangkat tema “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”.

Hari Pers Nasional merupakan peringatan yang ditujukan untuk seluruh insan pers yang ada di seluruh Indonesia.

Salah satu jurnalis senior Antara Kalimantan Barat Dedi A. Khansa, yang dikenal sebagai jurnalis ekonomi, turut mengucapkan selamat Hari Pers Nasional kepada semua rekan insan pers di tanah air. “Selamat Hari Pers Nasional 2024 kepada seluruh insan pers di tanah air, “ ujarnya jumat (9/2/2024).

Baca Juga: Pertunjukkan Kembang Api Malam Tahun Baru Imlek Tetap Jadi Daya Tarik Masyarakat Pontianak

Dia mengajak para insan pers se - tanah air sesuai tema Hari Pers Nasional tahun ini agar betul – betul mengawal transisi kepemimpinan nasional dan menjaga keutuhan bangsa.

Kemudian dia juga menginginkan Pers menjadi corong informasi dan rujukan utama yang valid, relevan, dan kredibel bagi bangsa dan negara.

“Insan pers tetap menjaga independensi dan menanamakan nilai untuk berkontribusi dalam menegakan keadilan dan mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata bagi kesejahteraan bangsa dan negara, “ujarnya yang juga Ketua Forum Jurnalis Ekonomi Khatulistiwa (Fojekha).

Harapan juga disampaikan wartawan HI! Pontianak, Yuli Ramadhiyanti, yang menginginkan agar tidak ada lagi media – media yang tidak menggunakan kode etik dalam membuat berita.

Baca Juga: PLN Ambil Bagian Dalam Aksi Menanam Pohon Bersama Pemprov Kalbar

“Semoga di Hari Pers Nasional ini, ke depan tidak ada lagi media – media yang tidak menggunakan kode etik dalam menaikkan beritanya baik media cetak, media online, atau media sosial, “ jelasnya.

Dirinya juga sangat miris dan menginginkan adanya ketegasan terhadap adanya media  - media yang tidak memiliki izin resmi dari Dewan Pers. “Karena banyak media yang seperti itu, digunakan untuk mengambil keuntungan, bahkan sampai pemerasan, “ tambahnya lagi.  

Baca berita update lainnya dari Sonora.ID di Google News.