Data Covid-19 di Indonesia

Update terakhir: 2020-07-02 15:54:30 WIB

Terkonfirmasi

59394+1624 Kasus
Dirawat29740
Meninggal2987
Sembuh26667

Positif COVID-19 Provinsi

Jawa Timur
12695
DKI Jakarta
11823
Sulawesi Selatan
5379
Jawa Tengah
4159

Perkembangan COVID-19

Ilustrasi bus damri.
Ilustrasi bus damri. ( Kompas.com)

Tarif Bus Damri Tujuan Bandara Soekarno Hatta Naik 100 Persen

30 Juni 2020 11:28 WIB

Sonora.ID - Perum Damri melakukan penyesuaian tarif perjalanan untuk tujuan ke Bandara Soekarno Hatta. Dalam penyesuaian tarif kali ini biaya bus Damri dari dan menuju Bandara Soetta naik dua kali lipat.

Hal itu dilakukan Perum Damri lantaran Jumlah penumpang yang dibatasi selama masa pandemi Covid-19.

Di masa pandemi saat ini, Perum Damri juga menerapkan protokol kesehatan untuk mengurangi penularan virus corona. Perum Damri mengurangi kapasitas penumpang sehingga pihaknya melakukan penyesuaian tarif.

Direktur Utama Damri, Setia N Milatia Moemin mengatakan ada kenaikan sebesar 100% dibandingkan dengan tarif bus Damri sebelum masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Kepala Terminal Mengwi Larang PO Bus Angkut Penumpang

"Sudah lama, sejak PSBB. (Naik jadi) Rp 100.000," jawab wanita dengan sapaan Milatia di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Milatia menambahkan, alasan kenaikan ini disebabkan berkurangnya kapasitas penumpang. Diharapkan dengan hal ini Damri dapat terus beroperasi sekaligus turut membantu memutus rantai penyebaran virus Corona.

"Untuk memutus rantai penyebara COVID-19. Load factor hanya boleh maximum 50%," ungkap Milatia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) Budi Setiyadi mengklaim bahwa penumpang saat ini masih dalam taraf memakluminya.

"Penumpang memahami bahwa kenaikan ini untuk menutup biaya operasional yang harus dikeluarkan dengan jumlah penumpang lebih sedikit selama pandemi," katanya.

Budi berharap, jika kapasitas penumpang sudah diizinkan sebesar 70 persen maka harapan dia tarifnya akan kembali normal.

"Kalau demand belum normal kembali, masih jauh dari yang diharapkan, maka sepanjang itu operator mungkin saja masih menaikkan tarif. Karena operasional kendaraan masih sama dengan sebelum Covid-19,” ujar dia.

Video Pilihan
PenulisKumairoh
EditorKumairoh
KOMENTAR
92.0 fm
98.0 fm
90.4 fm
102.6 fm
93.3 fm
97.4 fm
98.9 fm
101.1 fm
96.0 fm
96.7 fm
99.8 fm
98.9 fm
98.8 fm
97.5 fm
91.3 fm
94.4 fm
91.8 fm
102.1 fm
95.9 fm
88.9 fm
101.8 fm
97.8 fm
101.1 fm
101.8 fm
101.1 Mhz Fm
101.2 fm
101.8 fm
102.1 fm