Find Us On Social Media :
Illustrasi kehamilan (unsplash)

Karantina di Rumah Sebabkan Angka Kehamilan Meningkat, BKKBN Imbau Untuk Tunda Kehamilan

Sienty Ayu Monica - Rabu, 29 April 2020 | 15:00 WIB

 

Sonora.ID - Angka kelahiran diprediksi akan meningkat sekitar sembilan bulan kedepan akibat dari kebijakan yang mengharuskan berdiam di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Ditambah lagi dengan akses penggunaan KB juga menjadi terkendala akibat adanya pandemi Covid-19 ini.

Kepala BKKBN, dr Hasto Wardoyo, SpOg dalam wawancara bersama Radio Sonora mengatakan, ketika ada kebijakan untuk tidak keluar rumah, pihaknya mengecek dan membandingkan data di bulan Februari dan Maret terkait jadwal pelayanan pemasangan kontrasepsi atau KB ternyata menurun hampir 50 persen.

Baca Juga: Ingin Cegah Kehamilan? Berikut Tips dr. Boyke untuk Memilih KB yang Tepat

"Padahal, teorinya ketika orang tidak memakai kontrasepsi, kemudian dia kumpul, kalau tiga bulan begitu ya resiko hamil bisa meningkat sekitar 15 sampai 20 persen," ujar Hasto.

Hasto mengatakan risiko ini lah yang seharusnya diantisipasi oleh BKKBN untuk bekerja cepat, meskipun kendalanya banyak.

Karena adanya imbauan physical distancing, PSBB, dan keterbatasan tenaga medis yang jumlahnya juga sedikit maupun keterbatasan alat-alat medis yang dimiliki.

Baca Juga: Berikut Ini Risiko Bahaya Apabila Anda Menunda Untuk Mempunyai Anak