Find Us On Social Media :
Pemerintah Kota Surabaya mulai mempublikasi akses data daftar penerima bantuan terdampak Covid-19 bagi warga. (Sonora.ID/Budi Santoso)

Pandemi Covid-19, Pemkot Surabaya Publikasi Daftar Penerima Bantuan

Budi Santoso - Jumat, 8 Mei 2020 | 14:20 WIB

Surabaya, Sonora.ID - Pemerintah Kota Surabaya mulai mempublikasi akses data daftar penerima bantuan terdampak Covid-19 bagi warga.

Masyarakat sudah dapat melihat informasi penerima bantuan melalui papan pengumuman di kantor kecamatan dan kelurahan.

Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya M. Fikser mengatakan, melalui dipublikasi daftar penerima bantuan ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui siapa saja dan kategori bantuan apa yang diterima.

"Sekarang sudah dilakukan penempelan di kecamatan dan kelurahan semuanya. Jadi masyarakat bisa melihat keterbukaan dalam penyaluran," kata Fikser di Balai Kota Surabaya, Kamis (7/5/2020).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Lakukan Rapid Test pada Pedagang Pasar Simo dan Simo Gunung

Fikser menjelaskan, bantuan yang diterima masyarakat itu bisa bermacam-macam. Ada bantuan yang berasal dari pemerintah pusat, provinsi dan pemkot Surabaya. Karena itu, pemkot juga melakukan verifikasi data by name dan by address agar penerima bantuan tidak double.

"Bantuan-bantuan itu supaya penerimanya tidak double makanya diatur. Karena, ada bantuan untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), ada yang untuk warga terdampak," katanya.

Disampaikan, bagi warga yang masih belum menerima dan merasa terdampak Covid-19, bisa melaporkan ke RW setempat agar dimasukkan ke dalam aplikasi terdampak Covid-19. Namun begitu, kata Fikser, apabila RW merasa kesulitan bisa langsung ke kelurahan untuk dibantu diinputkan. Karenanya, data penerima bantuan itu bersifat dinamis.

“Di sini kita melibatkan masyarakat untuk melakukan pengecekan data, sehingga pengurus dengan masyarakat itu tahu yang pantas menerima bantuan. Tujuannya agar dikemudian hari tidak ada lagi bantuan yang tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga: Soal Corona Klaster Sampoerna, Khofifah Menilai Walikota Surabaya Lelet