Find Us On Social Media :
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi (Sonora/Dorothea Agatha)

Kasus Demam Berdarah Ditemukan di Wilayah dengan Kasus Covid-19

Dorothea Agatha - Senin, 22 Juni 2020 | 13:30 WIB

Sonora.ID - Di tengah masih terjadinya pandemi Covid-19, angka kasus demam berdarah juga masih terus meningkat, Kementerian kesehatan mencatat hingga saat ini, jumlah kasus demam berdarah mencapai kurang lebih 68 ribu kasus.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, dari total 460 kabupaten dan kota yang terdapat kasus demam berdarah, sebanyak 439 kabupaten kota juga terdapat kasus Covid-19.

Siti mengatakan, provinsi yang memiliki kasus demam berdarah tertinggi juga memiliki kasus Covid-19 yang juga cukup tinggi, beberapa di antaranya seperti di Provinsi Jawa Timur, Jogjakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Lampung, dan NTT.

Baca Juga: IDI Palembang : Gejala DBD Hampir Mirip dengan Gejala Covid-19

Menurut Siti, hal ini dapat memunculkan adanya infeksi ganda, yang artinya orang yang terjangkit atau terinfeksi Covid-19 juga dapat terjangkit demam berdarah.

“Jumlah kasus, tadi sudah disampaikan ada 68 ribu kasus demam berdarah seluruh Indonesia, di mana tentunya kita melihat kembali lagi, provinsi-provinsi yang ada, itu adalah provinsi provinsi yang juga dengan kasus Covid-19 tertinggi dan juga memiliki kasus demam berdarah tertinggi. Jadi kalau kita lihat adalah yang saat ini tertinggi adalah misalnya provinsi jawa barat kemudian ada Provinsi Lampung, ada NTT, Jawa Timur, kemudian Jawa Tengah dan Jogjakarta, termasuk juga Sulawesi Selatan, yang kita tahu juga secara jumlah kasus Covid nya juga merupakan tinggi,” jelasnya.

Baca Juga: IDI Palembang : Gejala DBD Hampir Mirip dengan Gejala Covid-19