Find Us On Social Media :
Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid, Uni Eropa Marah Hingga Sedihnya Paus Fransiskus ()

Kontroversi Hagia Sophia Yang Kembali Diubah Jadi Masjid, Uni Eropa Marah Hingga Sedihnya Paus Fransiskus

Alifia Astika - Senin, 13 Juli 2020 | 13:03 WIB

Sonora.ID - Keputusan Turki mengalih fungsikan monumen Hagia Sophia menjadi masjid rupanya menuai kecaman keras.

Kecaman tersebut diberikan dibeberapa negara Uni Eropa, termasuk, Amerika Serikat, Yunani hingga Prancis.

Bahkan sejak diumumkannya Hagia Sophia menjadi tempat peribadatan umat muslim di Turki, pemerintah setempat telah mendapatkan surat kritikan serius dari negara-negara tersebut.

Baca Juga: Sosok Penganiyaya Kanit Reskrim Hingga Tewas di Sumbawa Meninggal Dunia di RS

Uni Eropa menyayangkan tindakan ektrim yang dilakukan oleh pemerintah Turki, bahkan apa yang dilakukan oleh pemerintah setempat dapat memicu 'genderang panas'.

Namun, seolah tidak memperdulikan kecaman dan juga kritikan yang didapatkan oleh Turki, pemerintah setempat tetap memutuskan bahwa tanggal 24 Juli Hagia Sophia dapat dijadikan tempat solat berjamaah.

Bahkan kabarkan lantunan ayat suci Al-Quran telah dikumandangkan di dalam monumen Hagia Sophia.

Baca Juga: Bupati Gowa Serahkan 150 Ribu Masker Kepada Walikota Makassar

Tidak hanya itu, pemerintah setempat bahkan akan menutup gambar gambar Yesus, Bunda Maria dan orang-orang kudus Kristen dengan teknologi khusus yang menggunakan teknik pencahayaan, sebagaimana dilaporkan Greek City Times.