Find Us On Social Media :
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi banjir bandang di Masamba (Dok. Pemprov Sulsel)

Tangani Banjir Bandang, Ini Tiga Prioritas Utama Kementerian PUPR

Dian Mega Safitri - Jumat, 17 Juli 2020 | 13:35 WIB

Luwu Utara, Sonora.ID - Banjir bandang yang terjadi Luwu Utara (Lutra) merendam enam kecamatan di Lutra membuat sebagian ruas jalan trans Sulawesi tertutup material lumpur. Kondisi terparah dengan lumpur setinggi lebih dari satu meter terjadi di wilayah Radda dan Masamba.

Pemerintah melakukan pembukaan ruas jalan yang tertutup lumpur mengunakan alat berat untuk membersihkan lumpur dari akses utama yang menghubungkan Luwu Utara dengan daerah lain.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi banjir dan longsor menyebutkan, ada tiga priorotas utama penanganan pasca banjir Luwu Utara. Pertama yakni memperbaiki akses jalan. Kedua, relokasi warga terdampak dan ketiga pembenahan tanggul dan normalisasi sungai.

Baca Juga: Lancarkan Distribusi Logistik, Pemkab Luwu Utara Buka Akses Terisolir

"Prioritas membersihakan konektivitas ini. Saya beri waktu sampai hari Minggu sudah harus bersih. Di tiga tempat ini, yakni di Sungai Rongkong, Sungai Randa dan Sungai Masamba ini," kata Basuki di Masamba, Lutra, kemarin.

Tanggul juga akan dibuat, sebab air sungai meluap ke kota ini. Warga yang tinggal di bantaran sungai akan direlokasi dan siapkan rumah hunian tetapnya.

Basuki juga menuturkan, pihaknya akan melakukan normalisasi sungai karena dasar sungai naik bahkan ketebelannya mencapai delapan meter.