Find Us On Social Media :
adan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dalam percepatan penanganan pandemik Coronavirus disease atau COVID-19. (Pusdatin BNPB)

BNPB Dukung Pemprov Sumut dalam Percepatan Penanganan COVID-19

Jumar Sudiyana - Kamis, 24 September 2020 | 09:26 WIB

Jakarta, Sonora.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dalam percepatan penanganan pandemik Coronavirus disease atau COVID-19 dalam bentuk operasi kewilayahan berbasis kecamatan dengan memberikan dukungan sumber daya melalui Pos Gabungan Pencegahan dan Percepatan Penanganan COVID-19 atau Pos Gagah.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan menyampaikan bahwa pembentukan Pos Gagah bertujuan untuk mendukung penanganan COVID-19 di daerah. Ia menekankan bahwa Pos Gagah tudak mengambil alih peran dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Sumut, yang fokusnya di wilayah Kota Medan dan Binjai serta Kabupaten Deli Serdang

“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 yang tinggi di Provinsi Sumatera Utara dan dengan ditetapkannya Provinsi Sumatera Utara sebagai salah satu Provinsi dari sembilan provinsi lainnya sebagai provinsi prioritas penanganan COVID-19 oleh Presiden RI,” ujar Lilik pada peresmian Pos Gagah di Aula Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, pada Rabu (23/9).

Ia menambahkan, kegiatan Pos Gagah akan fokus pada aktivitas pencegahan untuk memastikan masyarakat yang sehat tetap sehat. _Output_nya adalah terjadinya perubahan perilaku di masyarakat menjadi lebih mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan.

“Pos Gagah ini akan mendukung aktivitas pencegahan COVID-19 selama sepuluh hari ke depan untuk dievaluasi kemudian dengan pelibatan multipihak dan lokalitas,” lanjutnya.

Lilik menjelaskan bahwa aktivitas dimaksud antara lain pelatihan kaum ibu dan sukarelawan, pendataan dan pelaporan aktivitas pencegahan, diskusi serta pengalokasian sumber daya.

BNPB akan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan relawan terkait pencegahan COVID-19 melalui penyampaian materi edukasi, mitigasi, dan sosialisasi yang berbasis pada kearifan lokal dan lokalitas.

Nantinya pelatihan dengan tiga materi ini akan dilakukan setiap hari di empat kelas dan terbagi dalam 2 sesi, pagi dan siang. BNPB mengundang peserta berasal dari 34 kecamatan di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai, sedangkan pemateri berasal dari akademisi, lembaga/organisasi, dan pemerintah daerah.

Selain itu, capaian dari pelatihan tersebut akan dievaluasi melalui sistem monitoring real-time berbasis lokus dan evident-based dengan memanfaatkan InaRISK.

Pos Gagah ini merupakan bagian dari operasi kewilayahan berbasis kecamatan. Metode yang digunakan adalah pelibatan Pentaheliks dengan pelibatan pemerintah provinsi, pemerintah kota/kabupaten, TNI, Polri, lembaga usaha, pakar/akademisi, ulama, budayawan, tokoh masyarakat, sukarelawan dan media massa.