Find Us On Social Media :
poster trilogi film 'Before' (pinterest.com)

Belajar Cinta dan Pentingnya Komunikasi Lewat Trilogi Film 'Before'

Eva Rizkiyana - Sabtu, 3 Oktober 2020 | 21:30 WIB

Banjarmasin, Sonora.ID – Kita terbiasa menikmati film-film bertemakan cinta yang berakhir bahagia, atau setidaknya jika tragis pun akan ada tokoh penyelamat yang mengubah jalan cerita.

Tapi untuk film yang meninggalkan kesan dalam dari dialog-dialognya dan cara penyampaian pesannya, tentu masih sedikit, bukan?

Alur cerita yang realistis tak banyak diambil oleh para sineas, seperti yang dilakoni Richard Linklater ketika membesut ‘Before Sunrise’ (1995) bersama dua sekuelnya, ‘Before Sunset’ (2004) dan ‘Before Midnight’ (2013).

Baca Juga: Sukses Perankan Enola Holmes, Millie Bobby Brown: Ingin Bermain sebagai Amy Winehouse

Berangkat dari kisah nyata Richard yang bertemu seorang perempuan dan menghabiskan waktu bercengkrama hingga berpisah dan tak ada kabar lagi, menjadi benang merah dari film awal trilogi ini.

Trilogi yang memiliki selang waktu sekitar 9 tahun di tiap sekuelnya ini menghadirkan cerita yang berbeda meskipun pemainnya tetap sama, yakni Julie Delpy dan Ethan Hawke dan perjalanan cinta mereka yang terlihat sangat realistis.

Dimulai dengan ‘Before Sunrise’ yang menjadi awal pertemuan Jesse (Ethan Hawke) dan Celine (Julie Delpy) di sebuah kereta menuju Vienna, Austria dari Budapest. Perbincangan keduanya semakin intens dalam perjalanan tersebut.

Baca Juga: Netflix Luncurkan Animasi ‘Resident Evil: Infinite Darkness’

Mulai dari emosi masing-masing, masa lalu, dan banyak hal random lainnya. Bahkan saat seharusnya turun di Paris, Celine akhirnya memutuskan untuk menjelajah Vienna bersama Jesse yang baru saja dikenalnya hingga pagi tiba.

Akhirnya ketika kereta berhenti di tujuan, mereka berjanji bertemu enam bulan kemudian tepat pukul 6 sore.