Find Us On Social Media :
Gubernur Khofifah saat mengahadiri acara "Temu Bareng Penyuluh KB Provinsi Jawa Timur" yang diselenggarakan oleh BKKBN Jawa Timur di Hotel Luminor Sidoarjo, Rabu (30/09/2020). (Sonora/Budi Santoso)

BKKBN Jatim Gelar Temu Penyuluh KB, Khofifah: Mulai Konselor, Sunat & Pindahan Rumah

Budi Santoso - Kamis, 1 Oktober 2020 | 07:10 WIB

Surabaya, Sonora.ID - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi peran para penyuluh Keluarga Berencana (KB) atau petugas lapangan kepada masyarakat khususnya pada akseptor KB.

Selain sebagai koselor, Gubernur mengatakan bahwa penyuluh KB memiliki tugas yang multi fungsi. Hal itu dikatakan saat ia memberikan sambutan pada acara 'Temu Bareng Penyuluh KB Provinsi Jawa Timur' yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur di Hotel Luminor Sidoarjo, Rabu (30/09/2020).

"Para penyuluh KB memang tugasnya multi, multi, multi fungsi. Termasuk konsultasi apa saja, tanya hari anaknya mau sunat hingga hari mau pindahan rumah," kata Khofifah, yang disambut tawa dan tepuk tangan para penyuluh KB.

Baca Juga: Angka DO KB Jatim Naik Hampir 9 Persen Selama Pandemi, Teguh: Masih di Bawah Toleransi

Gubernur mengatakan, tenaga penyuluh KB ini memiliki kemampuan konseling ditengah persoalan sekarang yang multi komplek.

"Konselor yang memiliki skill luar biasa. Munculnya anak-anak yang terlalu lama addict (kecanduan) dengan gadget ternyata secara psiko-sosial berpengaruh sampai kearah potensi psikotik. Jadi, kanselor-konselor penyuluh KB itu sebetulnya sangat advance, cuma sering kurang tereksplor. Kita sangat butuh banyak konselor, untuk program-program yang mungkin sulit dicari jalan keluar," tegas Khofifah.

Selain itu, ia juga menyampaikan tentang pembangunan keluarga sejahtera yang menjadi satu kesatuan dalam proses pengendalian kelahiran. Khofifah menyampaikan bahwa KB adalah mengatur kelahiran, bukan membatasi kelahiran.

Baca Juga: Kampung Baiman Jadi Keberhasilan Pembangunan di Tengah Pandemi