Find Us On Social Media :
13 Oktober Peringati Hari No Bra Day! Bulan Kesadaran Kanker Payudara ()

13 Oktober Peringati Hari No Bra Day! Bulan Kesadaran Kanker Payudara

Dina Lutfiana - Selasa, 13 Oktober 2020 | 18:25 WIB

Semarang, Sonora.ID - Tanggal 13 Oktober dikenal sebagai Hari Tanpa Bra (No Bra Day) atau Hari Tanpa Beha yang jatuh tepat di tengah Bulan Kesadaran Kanker Payudara. No Bra Day dikampanyekan untuk meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan payudara.

Hal ini diperingati membantu mengingatkan orang mengenai kanker payudara adalah penyakit yang berpotensi fatal, tetapi juga salah satu bentuk kanker yang paling dapat dicegah.

Hari Tanpa Bra adalah tentang belajar mengenali tanda-tanda peringatan dini untuk berperang melawan kanker.

Sejarah atau asal usul Bra Day hingga kini belum bisa dipastikan. Meski demikian situs sejarah dan sains, holidayscalendar.com melansir sejarah hari tanpa bra sedunia berawal dari Toronto, Kanada pada 2011.

Baca Juga: Bio Farma: Harga Vaksin Covid-19 di Indonesia Kisaran Rp 200 Ribu

BRA (Breast Reconstruction Awareness) Day diperingati untuk meningkatkan kesadaran bagi wanita yang menjalani mastektomi dan mendorong pemeriksaan diri.

Kemudian, pada bulan Juli di tahun yang sama, seseorang yang menggunakan nama samaran Anastasia Donuts menyusun Hari Tanpa Bra untuk meningkatkan kesadaran akan kanker payudara, bersama dengan situs web untuk membantu mempromosikan terjadinya acara tersebut.

Tiga tahun kemudian, dua hari digabungkan dan terpilih 13 Oktober sebagai No Bra Day atau Hari Tanpa Beha yang berpetapan dengan Bulan Kesadaran Kanker Payudara Nasional.

Baca Juga: Ribuan Pasukan Gabungan Disiagakan di Jalan Tugu Malang

Setiap tahun, pada tanggal 13 Oktober, tagar #NoBraDay atau #FreetheTatas akan muncul di media sosial. Mayoritas post yang diunggah memuat foto diri perempuan yang tengah mengeksplisitkan payudaranya.