Find Us On Social Media :
Ekonom Aviliani dalam acara Smart Business Outlook 2021 yang diselenggarakan oleh Radio Smart FM (10/2/2021) (Smart FM)

Perilaku Konsumen Berubah, Ekonom: Pelaku Bisnis Harus Inovatif di Masa Pandemi

Kumairoh - Rabu, 10 Februari 2021 | 19:12 WIB

Sonora.ID - Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya menyerang sektor kesehatan saja, tetapi sejumlah sektor pun turut terseret oleh virus corona yang pertama kali ditemukan di Indonesia pada Maret 2020 lalu.

Salah satu sektor tersebut adalah sektor ekonomi yang telah terbukti mengalami penurunan. Diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mencapai angka -2 persen.

Angka tersebut diraih dari berbagai faktor termasuk UMKM yang terdampak karena kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Selain itu, masyarakat juga melindungi diri mereka dari Covid-19 dengan lebih memilih-milih produk yang akan dibeli.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Menuju Digital Friendly, Apa yang Perlu Disiapkan?

Ekonom Indonesia, Aviliani, mengatakan adanya pandemi Covid-19 masyarakat jadi lebih hati-hati dalam memilih barang atau makanan yang mereka konsumsi. Hal itu bisa berakibat pada usaha atau UMKM.

"Di saat pandemi ada perilaku masyarakat yang berubah. Banyak bisnis yang mati karena tidak melihat kebutuhan konsumen," ujar Avilliani dalam acara Indonesia Economic Outlook 2021 yang diegelar Radio Smart FM Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Acara yang digelar dua hari pada 9-10 Februari 2021 ini mendapat dukungan dari Prodia, Telkomsigma, Flou Cloud, Bank Sumsel Babel, Gramedia, dan Milors.

Mengusung tema ‘Economic Outlook And Strategy Success And Survive On 2021’, Radio Smart FM Jakarta mengundang 9 pembicara untuk berbagi ilmunya kepada peserta. 

Baca Juga: Smart Business Outlook 2021, Bangkitkan Pebisnis Menghadapi New Normal