Find Us On Social Media :
Foto: Gubernur Khofifah saat meninjau lokasi bencana longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kab. Nganjuk, Senin (15/02/2021). ()

Longsor Nganjuk, Gubernur Jatim Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan

Budi Santoso - Senin, 15 Februari 2021 | 20:20 WIB

Surabaya, Sonora.ID - Bencana tanah longsor yang terjadi, Minggu 14 Februari 2021 di Kab. Nganjuk mendapat perhatian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah meninjau langsung lokasi bencana di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kab. Nganjuk, Senin (15/02/2021).

Didampingi Bupati Nganjuk Novi Rahman, Danrem 081, Dandim, Kapolres Nganjuk serta beberapa Kepala Dinas  Pemprov Jawa Timur, Gubernur melihat lokasi longsor.

Setibanya di lokasi, Khofifah langsung mendengarkan paparan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terkait kronologis bencana. Gubernur juga menyerahkan sejumlah santunan kepada korban maupun masyarakat yang terdampak bencana sekaligus meninjau Dapur Umum, Posko Bencana dan Posko Kesehatan sekaligus Pos Ante Mortem.

 
Baca Juga: Longsor, Tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember Tangani Tol Surabaya-Gempol

Gubernur menyerahkan bantuan berupa 1 ton beras, makanan anak sebanyak 200 paket, matras 200 lembar, kasur 200 lembar, kids ware 50 paket, makanan siap saji 120 paket dan selimut 50 lembar.

 
Tak hanya itu, juga diserahkan bantuan berupa 4 set APD, 1unit Alkom, 120 paket lauk pauk serta 120 paket tambahan gizi.
 
Sejumlah alat berat dan beberapa ambulance juga diterjunkan. Dalam kesempatan itu,  Khofifah juga membagikan sejumlah bantuan dan membagikan buku kepada anak-anak terdampak.

Kepada awak media, Khofifah menyampaikan proses pencarian korban longsor terus dilakukan sampai ditemukan seluruh korban yang tertimbun.

 
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Roland, Korban Longsor di Malang
 
Untuk mempercepat pencarian, pihak kepolisian akan menerjunkan anjing pelacak.

"Saya telah berkoordinasi dengan Pak Kapolres dan ternyata sudah disiapkan anjing pelacak untuk mempercepat proses identifikasi," ungkapnya.