Find Us On Social Media :
Foto : Jumpa Pers Usai Konfrensi Internasional Penanganan Covid-19 di Bandung, Kamis (25/2/2021) (Gun)

Pentingnya Sinergi Dan Kolaborasi Dalam Penanganan Covid-19

Indra Gunawan - Jumat, 26 Februari 2021 | 07:45 WIB

Bandung, Sonora.ID - Dibutuhkan sinergi, kolaborasi dan kesamaan perspektif yang masif dalam menangani pandemi Covid-19 untuk mendapatkan hasil yang efektif dan maksimal sehingga pandemi bisa segera berlalu.

Dalam konferensi Internasional mengatasi pandemi yang digelar oleh Ikatan Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung pada 23-25 Februari 2021 di Bandung, disebutkan sudah terdapat beragam upaya dalam penanganan pandemi, seperti upaya pemulihan ekonomi global, kerjasama regional, inovasi kesehatan, serta pengembangan, distribusi, dan pemberian vaksin yang harus terus berjalan.
 
Dalam penutupan konferensi ini Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengemukakan bahwa sejak awal pandemi terjadi pemerintah langsung mengupayakan beragam cara untuk mengatasi dan menanganinya, semisal membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  yang kemudian dilebur ke dalam Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), memberikan bantuan dan menganggarkan dana untuk perlindungan sosial, dan UMKM, hingga vaksinasi.
 
Baca Juga: Satgas Covid-19 Banjarmasin Sebut Kasus Covid-19 di Banjarmasin Turun
 
"Secara global pemerintah terus berupaya melakukan penanganan dalam mengatasi pandemi ini. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak dari mulai permasalahan ekonomi hingga sosial," ucap Wapres dalam pidato penutupannya secara virtual, Kamis (25/2/2021).
 
"Program vaksinasi sendiri sudah dilakukan sejak 13 Januari 2021 lalu. Dari program vaksinasi ini, ditargetkan 182 juta penduduk dapat menerima vaksin dalam waktu 15 bulan, sehingga kurang dari satu tahun akan tercapai kekebalan komunitas atau herd immunity," ucapnya lagi.
 
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan, bahwa pandemi Covid-19 telah mengguncang sektor perekonomian global sehingga pemerintah dituntut untuk berkolaborasi dengan pelaku bisnis dan komunitas sipil dalan menjalankan program dan strategi untuk pemulihan ekonomi agar menjadi lebih kuat, lebih setara, dan lebih tangguh.
 
Baca Juga: Awas! Limbah Masker Berpotensi Menularkan Virus Covid-19