Find Us On Social Media :
salah satu area Kebun Raya Banua (Smart Banjarmasin/Razie)

Ditarget Jadi Ekowisata, 15 Hektar Lahan Kebun Raya Banua Bermasalah

Fakhrurazi - Senin, 19 April 2021 | 14:35 WIB

Banjarbaru, Sonora.ID – Di balik keindaahan Kebun Raya Banua yang berlokasi di kawasan Perkatoran Setdaprov Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarbaru, ternyata masih menyisakan banyak masalah.

Sebut saja masalah lahan yang hingga kini belum saja terselesaikan.

Dari 100 hektar lahan Kebun Raya Banua, setidaknya masih ada sekitar 15 hektar yang belum sah milik pemerintah provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Randu Alas Menolak Meranggas, Mekar Saat 'Panas' di Kebun Raya Purwodadi

“Sudah sering kami laporkan ke biro perlengkapan (sekarang biro umum), kepada Pa Sekda dan DPRD, namun belum juga selesai,” ungkap Kepala UPT Kebun Raya Banua, Agung Sriyono di Banjarbaru belum lama ini.

Ada banyak faktor, jelas Agung, pembebasan lahan Kebun Raya kebanggaan “urang” Banua yang tersisa, belum juga menemui titik terang.

Salah satunya masalah internal para pemilik lahan, yaitu kepemilikan tanah di tingkat keluarga.

Baca Juga: Kebun Raya Purwodadi Buka Kembali dengan Penerapan Protokol Kesehatan

“Masalahnya banyak, seperti masalah internal mereka,” beber Agung.