Find Us On Social Media :
Cara Memilih Olahraga Yang Tepat Saat Sedang Berpuasa ()

Cara Memilih Olahraga Yang Tepat Saat Sedang Berpuasa

Endah Tri Lestari,Jati Sasongko - Selasa, 20 April 2021 | 20:45 WIB

Palembang, Sonora.ID - Ketika berpuasa tubuh akan mengkonsumsi gula lebih banyak. Tetap berolahraga saat puasa membuat tubuh bugar, namun harus disesuaikan dengan jenis olahraganya karena dapat memicu kelelahan yang berakibat membatalkan puasa.

Dr. Noor Zaki Abdel Fatah, ALFO – K dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Palembang dalam acara Bincang Dokter (19/04/2021) mengatakan bahwa untuk menentukan jenis olahraga yang tepat saat berpuasa harus berpedoman pada konsep FITT ( frekuensi, interval, time dan type).

“ menggunakan tes talking. Ketika olahraga masih bisa bernyanyi bukan olahraga, masih terlalu ringan aktifitasnya. Ketika tersengal – sengal berbicara saat olahraga itu efektif. Sampai tidak bisa berbicara lagi, itu terlalu inten atau berat,” ujarnya.

Ia menambahkan selain dengan tes talking juga bisa dilakukan dengan mengukur detak jantung.

Baca Juga: Apa Hukum SWAB dan Rapid Test ketika Sedang Berpuasa? Ini Kata Ustaz

“Atau secara objektif dinilai dari jetak jantung atau heart rate. Setiap orang heart ratenya dihitung dengan rumus 220 dikurangi usia sekarang.  Missal usia 28 tahun maka heart maksimal adalah 200. Olahraga intensitas sedang ketika menggunakan 50 sampai 70 persen heart rate maksimal. Jadi usia 28 heart ratenya yang baik 100 sd 120, lebih dari itu tidak baik. Saat puasa yang disarankan adalah intensitas ringan dan sedang, tidak disarankan yang berat. Ketika olahraga masih bisa berbicara, masih baik,” ucapnya.

Ia mengatakakan olahraga yang baik memiliki frekuensi tiga hingga lima kali dalam seminggu, lebih dari itu tidak disarankan.

“ untuk mencapai benefit olahraga yang maksimal, frekuensi dan interval harus tercukupi. Percuma missal olahraga tiga kali seminggu tapi hanya satu menit. Disarankan tiga puluh sampai lima puluh menit dianggap olahraga yang baik,” urainya.

Ia menjelaskan tipe olahraga ada dua jenis. Tipe aerobik dan unaerobik. Tipe aeorobik metabolisme tubuh menggunakan oksigen seperti aktifitas biasa, tipe unaerobik intensitasnya tinggi, tidak begitu baik saat puasa.

“ ketika masih bisa berbicara, masuk ke kategori aerobic, intensitas sedang dan ringan, cocok untuk saat sedang berpuasa. Bila mengikuti FITT olahraga baik dan memberi efek maksimal,” tukasnya.

Baca Juga: Banyak Dicari, Ini 5 Resep Gorengan Praktis dan Nikmat untuk Buka Puasa