Find Us On Social Media :
KSPI Mencatat 50 Ribu Buruh Kena PHK Sejak Awal Tahun 2021 ()

KSPI Mencatat 50 Ribu Buruh Kena PHK Sejak Awal Tahun 2021

Stefani Windi Ataladjar - Selasa, 24 Agustus 2021 | 21:55 WIB

Sonora.ID - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mencatat, sejak awal tahun 2021 kurang lebih ada 50.000 buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Ancaman PHK sudah di depan mata. Data KSPI kurang lebih 50 ribu buruh ter-PHK dari mulai awal tahun 2021,” kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam konferensi pers virtual.

Ia mengatakan, data ini termasuk kasus PHK yang tidak terkait langsung dengan covid-19.

Said menyebut, sektor industri yang terkena PHK diantaranya tekstil, garmen dan sepatu. Salah satu sebabnya adalah permintaan dari luar negeri yang menurun.

Baca Juga: KSPI Sebut Hampir 3.000 Pekerja Giant di Seluruh Indonesia Terancam PHK

Dia mencontohkan, untuk produksi sepatu seperti Nike, Adidas, Puma dengan orientasi ekspor terjadi penurunan kapasitas produksi karena permintaan menurun, sama halnya dengan industri tekstil seperti Uniqlo atau H&M.

“ Di Bandung Barat buruh yang di-PHK hampir 7.100 orang dan di Cimahi hampir 4.000 orang. Industri lain yang terkena PHK yaitu pabrik yang memproduksi komponen otomotif dengan orientasi ekspor,” katanya.

Lebih lanjut, kata Said, sektor lain yang terdampak adalah industri keramik, farmasi, baja hingga pertambangan.

Baca Juga: Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Dukung Aturan THR Tak Dicicil

Khusus di industri farmasi terjadi PHK karena adanya penurunan produksi obat non covid-19.

Selain itu, industri baja. pertambangan, dan batu bara terjadi penurunan.