Find Us On Social Media :
Menteri BUMN Erick Thohir. (YouTube Denny Sumargo)

Menteri BUMN Sebut Biaya Logistik Indonesia Masih Mahal

Dorothea Agatha - Kamis, 26 Agustus 2021 | 18:40 WIB

Sonora.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Kementerian BUMN akan terus mendukung perbaikan logistik Indonesia.

Menurutnya, saat ini biaya logistik Indonesia berada dikisaran 26% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Sementara, rata-rata biaya logistik dunia, berada dikisaran 13%. Hal ini berarti, biaya logistik Indonesia 13% lebih mahal dari rata-rata dunia.

Jika melihat  biaya dibeberapa negara di negara lain, angka tersebut juga lebih tinggi.

Baca Juga: Menteri BUMN, Erik Thohir Sebut Proses vaksinasi Covid-19 Akan Rampung Dalam 9 Bulan Kedepan

Seperti biaya logistik Thailand berada dikisaran 15 persen dari produk domestik bruto (PDB), tiongkok 14 persen dari PDB, dan Vietnam sekitar 20 persen dari PDB.

“Seperti yang kita tahu, logistik sekarang di Indonesia masih cukup mahal, yaitu rata-rata 26%. Sedangkan di dunia itu kalau tidak salah 13%. Jadi kita masih lebih mahal 13%,” kata Erick Thohir, Menteri BUMN dalam acara diskusi MSMEs Update 2021 dengan tema “Kobarkan Semangat, UMKM Indonesia Bangkit” oleh Harian Kompas berkolaborasi bersama Blibli dan Boston Consulting Group, Kamis (26/08/2021).

Biaya yang tinggi tersebut menyebabkan Indonesia kurang dapat bersaing dengan negara lainnya. 

Baca Juga: Menpora dan Menteri Bumn Persiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023

Berdasarkan data World Economic Forum dalam The Global Competitiveness Report 2019, Indonesia berada di peringkat 50 dari 141 negara.