Find Us On Social Media :
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Raih Peringkat 8 Dengan Protokol Kesehatan Terbaik se-Asia Tenggara (AP 1)

I Gusti Ngurah Rai Raih Peringkat 8 Bandara dengan Protokol Kesehatan Terbaik se-Asia Tenggara

I Gede Mariana - Jumat, 10 September 2021 | 12:30 WIB

Bali, Sonora.ID - Bandara International I Gusti Ngurah Rai Bali masuk ke dalam peringkat 10 besar bandara dengan protokol kesehatan terbaik di Asia Tenggara. Bandara kelolaan PT Angkasa Pura I (Persero) ini, berada di peringkat 8 bandara dengan protokol kesehatan terbaik di kawasan Asia Tenggara versi lembaga Safe Travel Barometer.

Bandara yang merupakan pintu gerbang udara utama Pulau Bali tersebut meraih skor 3,5 dari skor maksimum 5, serta dinobatkan sebagai salah satu bandara paling aman di Asia Tenggara untuk melakukan transportasi udara pada masa pandemi global Covid-19.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi dari berbagai pihak. Di tengah kondisi pandemi ini, pihaknya berkomitmen untuk selalu mengedepankan implementasi protokol kesehatan secara ketat.

"Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder komunitas bandara atas sinergi, kolaborasi, dan kerja keras bersama selama ini. Hal tersebut kami tujukan untuk dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa bandara, sehingga dapat menikmati perjalanan udara meskipun pada masa yang sulit ini," ucap Faik Fahmi.

Baca Juga: Raih Medali Perak Paralimpiade Tokyo, Ni Nengah Widiasih Disambut Di Bandara Ngurah Rai

"Implementasi protokol kesehatan yang ketat ini kami barengi dengan kualitas layanan terbaik. Hal tersebut merupakan komitmen layanan kami kepada pengguna jasa bandara," tambahnya.

Selain itu, Faik Fahmi juga menjelaskan adapun parameter penilaian dari Safe Travel Barometer antara lain adalah ketersediaan sarana pengecekan kondisi kesehatan penumpang, implementasi protokol kesehatan di bandara, kesiapan petugas di bandara, serta ketersediaan fasilitas tes Covid-19 di bandara.

Pihaknya mengungkapkan selama masa adaptasi era kenormalan baru atau new normal, pihaknya telah menerapkan sejumlah inovasi layanan di bandara-bandara yang dikelola, termasuk di antaranya dalam bidang pemanfaatan teknologi.

Faik Fahmi menerangkan adapun inovasi layanan terkait protokol kesehatan di bandara-bandara kelolaan Angkasa Pura I adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Sebanyak 89 Ribu Penumpang Terlayani di Bandara Ngurah Rai Bali Selama PPKM Periode Agustus 2021