Find Us On Social Media :
Ilustrasi Kipas Angin (Freepik.com)

Tidur Pakai Kipas Angin Bisa Sebabkan Flek Paru? Ini Kata Dokter

Prameswari Sasmita - Selasa, 30 November 2021 | 13:30 WIB

Sonora.ID - Indonesia adalah negara dengan iklim tropis yang dilalui oleh garis katulistiwa sehingga tidak heran jika sebagian besar wilayah di Indonesia memiliki suhu yang cenderung tinggi atau panas.

Suhu yang cenderung panas tersebut, membuat banyak masyarakat Indonesia menggunakan kipas atau pendingin ruangan lainnya pada saat hendak tidur agar tidur lebih nyaman dan nyenyak, tetapi di sisi lain, ada juga beberapa orang yang mengkhawatirkan penggunaan kipas/AC pada saat tidur.

Pasalnya, banyak teori di masyarakat yang menyatakan bahwa penggunaan kipas angin pada saat tidur malam bisa menyebabkan flek pada paru.

Dalam program Health Corner di Radio Sonora FM, dr. Santi dari Medical Centre Kompas Gramedia menegaskan bahwa sebenarnya tidak ada hubungan antara penggunaan penyejuk atau pendingin ruangan dengan penyakit paru, termasuk flek paru.

“Ini sering sekali ditanyakan pasien saya kalau saya katakan terkena flek paru, ‘wah gara-gara pakai kipas angin nih’. Padahal enggak ada hubungannya, itu mitos ya!” tegasnya.

Flek paru sendiri ini adalah istilah yang digunakan oleh kaum awam hingga dokter untuk menggambarkan kondisi TB Paru alias TBC.

Baca Juga: Biar Awet, Ikuti Tips Merawat Kipas Angin Ini!