Find Us On Social Media :
()

7 Tips Ciptakan Work Life Balance, Pisahkan Kehidupan Pribadi dan Pekerjaan

Nisa Hayyu Rahmia - Selasa, 7 Desember 2021 | 20:00 WIB

 

Sonora.ID - Work life balance atau keseimbangan antara dunia kerja dan kehidupan di luar pekerjaan akhir-akhir ini tengah ramai digaungkan oleh masyarakat.

Orang-orang sudah mulai sadar bahwa setiap individu berhak memiliki porsi yang sesuai antara kedua hal tersebut.

Bagi sebagian orang, meningkatkan work life balance bukanlah sesuatu yang mudah. Bisa jadi, Anda merupakan salah satunya.

Terkadang, Anda mungkin kerap menekan dirimu sendiri karena tuntutan atau cita-cita yang ingin Anda capai sehingga tak dapat mewujudkan work life balance yang seharusnya.

Hal ini memang tak serta merta dapat diraih. Namun, Anda juga perlu mengingat bahwa kesehatan fisik dan mentalmu jauh lebih penting.

Baca Juga: 3 Tips Lakukan Side Job dengan Aman: Jangan Korbankan Pekerjaan Utama!

Maka dari itu, dilansir dari beberapa sumber, inilah tips untuk menciptakan work life balance.

1. Terima fakta bahwa tidak ada work life balance yang 'sempurna'.

Ketika Anda mendengar frasa "work life balance", Anda mungkin membayangkan memiliki hari yang sangat produktif di tempat kerja, dan pergi lebih awal untuk menghabiskan separuh hari lainnya bersama teman dan keluarga.

Meskipun hal tersebut mungkin tampak ideal, namun itu tidak selalu memungkinkan.

Jadi, jangan berjuang untuk jadwal yang sempurna; berusahalah untuk tetap realistis. Keseimbangan dicapai dari waktu ke waktu, bukan setiap hari.

Pada beberapa hari tertentu, Anda mungkin lebih fokus pada pekerjaan, sementara di hari lain Anda mungkin memiliki lebih banyak waktu dan energi untuk mengejar hobi atau menghabiskan waktu bersama orang yang Anda cintai.

Baca Juga: Tidak Hanya Uang, Hidupmu Akan Terasa Bahagia dengan 3 Hal Ini!

2. Temukan pekerjaan yang Anda sukai

Meskipun pekerjaan adalah norma masyarakat yang diharapkan, karier Anda tidak boleh membuat Anda merasa terkekang.

Jika Anda membenci apa yang Anda lakukan, Anda tentunya tidak akan bahagia.

Anda tidak perlu mencintai setiap aspek dalam pekerjaan, namun pekerjaan Anda harus cukup menarik sehingga Anda tidak merasa takut bangun dari tempat tidur setiap paginya.