Find Us On Social Media :
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara menggelar kegiatan Media Gathering untuk memperkuat relasi dengan media pers dan menyampaikan market update sektor jasa keuangan di Sumatera Utara (Sumut). (Smart FM Medan)

OJK Gelar Media Gethering, Penguatan Sektor Pariwisata di Sumatera Utara

Eric Indra Cipta - Rabu, 15 Desember 2021 | 20:20 WIB

 

Medan, Sonora.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara menggelar kegiatan Media Gathering di Hotel Horison Pematangsiantar, Rabu (15/12).

Hal ini bertujuan memperkuat relasi dengan media pers dan menyampaikan market update sektor jasa keuangan di Sumatera Utara (Sumut).

Kegiatan itu dihadiri lebih dari 20 perwakilan media pers di Kota Medan.

Mengusung tema “Penguatan Sektor Parawisata Sumatera Utara’’, Acara tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, industri perbankan, dan praktisi di bidang media dan jurnalistik, yaitu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Dedi Arian Rizki Siregar, Ayatna Anang Widodoselaku Regional SME Head BRI Regional Office Medan, Ibu Eka Dalanta Rehulina selaku Praktisi di Bidang Media & Jurnalistik.

Baca Juga: Vaksinasi Untuk Banua, Sasar Warga Kuin Kecil Banjarmasin Selatan

Direktur Lembaga Jasa Keuangan OJK, Untung Santoso mengatakan bahwa stabilitas sistem keuangan Sumatera Utara per Oktober 2021, secara umum terjaga dengan baik. Sehingga dapat terus berperan dalam mendorong pemulihan ekonomi Sumatera Utara, terlihat dari kinerja penyaluran kredit perbankan yang sudah menunjukkan pertumbuhan positif, peningkatan penyaluran pembiayaan pada lembaga pembiayaan non bank, profil risiko kredit yang terjaga dengan baik, pemulihan sektor asuransi, dan aktivitas pasar modal yang terus berkembang dengan pesat.

Untung Santoso menambahkan, bahwa per Oktober 2021, sektor perbankan di Sumut yang terdiri dari 2 bank berkantor pusat, 55 bank berkantor cabang, dan 54 BPR/BPRS melanjutkan pertumbuhan positif double digitdari sisi aset sebesar 10,33% yoy menjadi Rp316,34 triliun dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 10,77% yoy menjadi Rp292,54 triliun.

Baca Juga: Wagub Sumut Resmikan Pusat Informasi Kaldera Toba di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan